Artis dan Musisi Serukan Tolak Konser Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi

Kompas.com - 27/09/2020, 14:32 WIB
Iwan Fals saat tampil di acara Synchronize Fest 2019 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2019). Acara festival musik tahunan ini dimeriahkan  sejumlah band papan atas diantaranya Nidji, Noah, Sheila On 7, Jamrud, Iwan Fals dan lain-lain. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIIwan Fals saat tampil di acara Synchronize Fest 2019 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2019). Acara festival musik tahunan ini dimeriahkan sejumlah band papan atas diantaranya Nidji, Noah, Sheila On 7, Jamrud, Iwan Fals dan lain-lain.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan menghadapi hari Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) serentak yang rencananya digelar pada 9 Desember 2020.

Akan tetapi, hingga kini kondisi pandemi dengan jumlah kasus positif Covid-19 masih mengkhawatirkan.

Sejumlah pihak menentang atas rencana kampanye Pilkada yang berbentuk konser, termasuk dari kalangan artis.

Anang Hermansyah

Musisi Anang Hermansyah yang mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 sempat membuat keterangan resmi.

Ia mempertanyakan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengizinkan konser musik saat kampanye pilkada.

"Aturan KPU ini kok kontradiksi dengan kebijakan pemerintah soal larangan kegiatan kesenian seperti aktivitas musik di cafe," jelas Anang Hermansyah. 

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Makin Aku Cinta - Anang Hermansyah, Krisdayanti

Suami penyanyi Ashanty ini mengaku bingung dengan aturan tersebut.

"Aturan KPU ini terus terang membuat kita bingung. Kalau memang boleh ya ayo kita buka cafe dan tempat hiburan dan kita terapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat," kata Anang.

Tompi

Penyanyi Tompi juga sempat menyampaikan pendapatnya di media sosial Twitter @dr_tompi terkait konser musik dalam kampanye Pilkada.

Pria yang juga berprofesi sebagai dokter itu menyarankan, musisi hendaknya bersatu untuk menolak menjadi penampil di konser kampanye.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X