Kompas.com - 31/08/2020, 15:33 WIB
Penyanyi jebolan Indonesian Idol ke-9, Maria Simorangkir saat berbincang dengan Judika dan Duma Riris YouTube DAD EntertainmentPenyanyi jebolan Indonesian Idol ke-9, Maria Simorangkir saat berbincang dengan Judika dan Duma Riris

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi jebolan ajang Indonesian Idol musim kesembilan, Maria Simorangkir mengungkapkan banyak mendapat bullying di media sosial.

Bullying yang diterimanya pun mengarah ke body shaming alias menghujat penampilan fisik.

"Lebih ke fisik. 'Hitam kau! Jelek kau! Berat badanmu...', gitu. Itu di media sosial, di Instagram," ungkap Maria Simorangkir, dikutip dari kanal YouTube DAD Entertainment, Senin (31/8/2020).

Baca juga: Menghilang Usai Juara Indonesian Idol, Maria Simorangkir Jelaskan Alasannya

Perempuan kelahiran 7 Oktober 2001 itu sempat mencoba menanggapi orang-orang yang tidak menyukainya.

"Dia contoh ngomong gini, 'Jelek kali ah kau'. Tapi aku jawabnya 'Kamu udah perfect belum' gitu. Jawabnya lebih ke tetap membalas dia tapi dengan cara yang baik. Tetap memberi dia pelajaran kamu itu belum perfect jangan menghujat orang lain," jelasnya.

"Banyak orang yang mikir kayak artis tuh harus kayak gini, cantik, kurus, putih. Itu belum tentu gitu. Cantik itu bukan dilihat dari situ, inner beauty-nya kalau cantik itu," imbuh Maria.

Baca juga: Jadi Korban Body Shaming, Mental Maria Idol Sempat Terganggu

Saking parahnya bullying itu, Maria mengaku sempat menonaktifkan akun Instagramnya selama satu bulan karena merasa terpuruk.

Namun, menurut Maria, yang lebih parah justru perkataan warganet yang mengarah ke keluarganya.

"Yang paling parah sih bukan bully tapi lebih ke sok tahu tentang keluarga. Jadi kayak istilahnya menjatuhkan. Kepikiran jadinya kenapa-kenapa nih, kan takut keluarga kita kan," tutur Maria.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X