Vicky Prasetyo Tak Ingin Kasusnya Dicontoh dan Jadi Seorang Pecundang

Kompas.com - 10/07/2020, 11:26 WIB
Vicky Prasetyo ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/IRA GITAVicky Prasetyo ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembawa acara Vicky Prasetyo resmi ditahan di Rutan Salemba sejak 7 Juli 2020, hingga 20 hari ke depan.

Vicky Prasetyo merupakan tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap mantan istrinya, Angel Lelga.

Penahanan Vicky ini buntut dari penggerebekannya kepada Angel Lelga, yang menuduhnya berzinah dengan seorang pria bernama Fiki Alman pada November 2018.

1. Ikhlas ditahan

Terkait penahanannya, Vicky Prasetyo mengaku ikhlas dan siap secara mental akan menjalani proses hukum di meja hijau di kemudian hari.

"Walaupun ini posisinya belum inkracht secara putusan, tapi gue sudah distatuskan sebagai tersangka yang akan menjadi terdakwa. Gue ikhlas, gue akan menghadapi ini," ucap Vicky dalam kanal YouTube Rans Entertainment, dikutip Kamis (9/7/2020).

Meski begitu, pemilik nama lahir Hendrianto itu masih bisa menyelamatkan dirinya sendiri di dalam persidangan.

"Benar atau salah, semua akan dibuktikan dalam proses pengadilan. Kita kan (ada) azas praduga tak bersalah sebelum dalam proses hukum atau ketetapan putusan yang inkracht belum ditetapkan dia bersalah atau tidak," kata Vicky Prasetyo.

Baca juga: Ikhlas Ditahan, Vicky Prasetyo: Gue Akan Hadapi Ini

2. Tak ingin jadi seorang pecundang

Proses hukum terus berjalan dan Vicky Prasetyo akan segera disidangkan.

Terkait hal tersebut, Vicky Prasetyo mengaku tidak takut pada hasil putusan majelis hakim di meja hijau.

Vicky Prasetyo hanya takut pada penilaian publik yang menyebutnya pecundang apabila mengelak dari proses hukum yang berlaku.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X