Kisah Cak Lontong dan Sepotong Roti untuk Mengadu Nasib di Jakarta

Kompas.com - 16/05/2020, 06:31 WIB
Komedian Cak Lontong dalam pembukaan warung miliknya, Warung Cak Lontong di Mall Season City, Jakarta Barat, Selasa (1/8/2017). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGKomedian Cak Lontong dalam pembukaan warung miliknya, Warung Cak Lontong di Mall Season City, Jakarta Barat, Selasa (1/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Cak Lontong merupakan salah satu komedian dan pembawa acara ternama di Indonesia.

Namun, kesuksesan yang ia raih kini tidak didapatkan dengan mudah.

Cak Lontong yang merupakan seorang perantau harus berjuang bertahan hidup dan mengadu nasib di Jakarta.

Baca juga: Sekjen PKB Tak Teliti soal Video Cak Lontong, Parpol Pendukung Sudirman-Ida Diminta Hati-hati

Ia merasakan kerasnya ibu kota seorang diri, tanpa didampingi istri dan anaknya.

Saat pertama ke Jakarta, Cak Lontong harus pergi ke sana ke mari mencari pekerjaan.

"Kondisi saya saat di Jakarta itu enggak ada saudara, enggak ada uang untuk makan. Kalau anak istri tanya lagi apa, saya bilang lagi syuting dan ketemu orang," kata Cak Lontong dalam sebuah seminar online, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Sekjen PKB Abdul Kadir Karding: Semoga Cak Lontong Berkenan Memaafkan...

Cak Lontong saat itu setiap harinya harus menahan lapar karena uangnya pas-pasan dan belum memiliki pekerjaan.

Tak jarang dalam sehari ia hanya mampu makan satu kali.

"Jadi saya untuk makan susah, tetapi terlatih jaga kelaparan. Saya menyiasatinya dengan ke toko dekat kontrakan, saya jajan yang manis-manis seperti sepotong kue sama teh botol itu bisa buat seharian," ujar Cak Lontong.

Baca juga: Cak Lontong Somasi Sekjen PKB soal Video Dukungan Pilgub yang Diunggah di Medsos

Jika mendapatkan uang lebih, Cak Lontong akan mempergunakannya untuk membeli sepotong roti yang dimakan keesokan harinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X