Kompas.com - 16/03/2020, 17:00 WIB
Jefri Nichol saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSJefri Nichol saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kuasa hukum Falcon Pictures, Susy Tan, menyebut aktor Jefri Nichol melanggar kontrak film yang disodorkan kliennya sejak 2018 lalu.

"Ada bagian-bagian tertentu dari kontrak kerja itu yang tidak dipatuhi, kontrak kerja dari 2018 ya, kalau saya tidak salah dan itu masih ada kontrak," ucap Susy Tan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (16/3/2020).

Bahkan dalam kontrak itu, bintang film Dear Nathan ini disebutnya telah menerima bayaran awal sebesar Rp 280 juta.

Baca juga: Jefri Nichol Mengaku Belum Dapat Surat Gugatan Wanprestasi Rp 4,2 Miliar

"Tidak ada satu pun (film dalam kontrak yang dibintangi). Sesuai dengan gugatan kami Rp 280 juta (Jefri terima bayaran awal)," ujar Susy.

Sebelumnya, sidang perdata atas kasus dugaan wanprestasi Jefri Nichol digelar perdana pada hari ini, Senin (16/3/2020), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun dalam sidang itu, Jefri Nichol tak hadir sebagai tergugat dan hanya diwakilkan kuasa hukumnya, Aris Marasabessy.

Baca juga: Ibunya Digugat Wanprestasi Rp 4,2 M, Ini Kata Jefri Nichol

“Jefri bukan mengabaikan, baru hari ini dituntut tapi berapa minggu kami sudah diskusi, cuma kami mau diskusi gimana, gugatannya juga belum kami lihat. Makanya baru hari ini kami datang, kita lihat, Jefri sangat menghormati semua pihak,” tuturnya.

Sebagai informasi, rumah produksi Falcon Pictures tidak hanya menggugat Jefri Nichol tetapi juga ibunya, Junita Eka Putri.

Jefri Nichol dituding melanggar kontrak kerja film. 

Baca juga: Jefri Nichol Mangkir dari Sidang Dugaan Wanprestasi, Kuasa Hukum Beri Penjelasan


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X