Kompas.com - 02/03/2020, 19:24 WIB
Jefri Nichol saat diwawancarai di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSJefri Nichol saat diwawancarai di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor Jefri Nichol baru-baru ini menjadi salah satu pihak yang digugat rumah produksi Falcon Pictures dengan nilai gugatan Rp 4,2 miliar.

Surat gugatan tersebut beredar di media sosial dan tertulis Jefri digugat pada 21 Februari 2020 ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas dugaan melanggar kontrak kerja.

Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/3/3030), Jefri mengaku surat tersebut belum sampai di tangannya.

Baca juga: Jefri Nichol Dituding Wanprestasi, Hanung Bramantyo: Harusnya Enggak Perlu ke Pengadilan

"Kalau untuk tuntutan Falcon sendiri aku belum dapat surat apapun," kata Nichol, Senin.

Bahkan aktor kelahiran tahun 1999 itu mengetahui dirinya digugat melalui media sosial.

Ia pun tak mau menanggapi lebih jauh perkara yang membelitnya.

Baca juga: Jefri Nichol Digugat Rp 4,2 Miliar, Hanung Bramantyo: Dia Anak Berbakat dan Sopan

"Taunya dari sosial media dan belum baca suratnya jadi belum bisa kasih komentar apa-apa," ucap Nichol lagi.

Adapun, Jefri Nichol disebutkan melanggar kontrak kerja karena membintangi empat judul film di luar kerja samanya dengan Falcon, yakni Dear Nathan Hello Salma, Elyas Pical, Bebas, dan Habibie & Ainun.

Menurut Humas Pengadilan Jakarta Selatan Achmad Guntur, sidang perdana kasus wanprestasi ini akan digelar pada 16 Maret 2020 mendatang.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X