Kompas.com - 04/02/2020, 13:39 WIB
Tersangka Nikita Mirzani (tengah), kuasa hukum Fahmi Bachmid (kiri) dan sahabatnya Fitri Salhuteru (kanan) saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/2/2020). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISITersangka Nikita Mirzani (tengah), kuasa hukum Fahmi Bachmid (kiri) dan sahabatnya Fitri Salhuteru (kanan) saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, mengatakan, permohonan kasasi yang diajukan mantan suami kliennya, Dipo Latief, atas putusan isbat nikah, ditolak Pengadilan Tinggi Agama.

"Yang kedua, saya ucapkan alhamdulillah lagi, persoalan gugatan Niki yang dimenangkan di PA Jakarta Selatan, yang banding ditolak," ujar kuasa hukum Niki, Fahmi Bachmid saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020).

Dengan demikian, Fahmi mengatakan Nikita Mirzani kembali menang di meja hijau.

Baca juga: Bebas, Nikita Mirzani: Istirahat Dulu, Tulang Gue Sakit Tidur Enggak di Kasur

Hal itu berarti, Nikita tetap dinyatakan sah secara hukum dan agama pernah menikah dengan Dipo sekaligus sudah resmi bercerai.

"Jadi, Niki menang lagi pada tingkat Pengadilan Agama dan tingkat Pengadilan Tinggi Agama. Dua berita sekaligus hari ini," ucapnya.

Putusan pengadilan tersebut juga otomatis memberikan perlindungan hukum untuk anak dari pernikahan Nikita dan Dipo, salah satunya akta kelahiran. 

Baca juga: [POPULER HYPE] Nikita Mirzani Diserahkan ke Kejari | Perhiasan Rp 2 Miliar Lina Jubaedah Hilang

Sebelumnya, Nikita menikah secara siri dengan Dipo Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada 18 Februari 2018.

Di sisi lain, pada hari yang sama, permohonan Nikita Mirzani menjadi tahanan kota dikabulkan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Meski diperbolehkan pulang, Nikita yang menjadi tersangka dugaan penganiayaan, harus wajib lapor dua kali dalam seminggu dan tidak diperbolehkan beraktivitas di luar Jakarta.

Baca juga: Jadi Tahanan Kota, Nikita Mirzani Bahagia dan Beri Pesan Menohok untuk Para Musuhnya

"Iya. Wajib lapor seminggu dua kali. Yang jelas enggak boleh keluar dari wilayah Jakarta," ujar Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Andi Ardhani.

Lebih lanjut, Nikita Mirzani mengaku tidak menyangka mendapatkan dua kabar baik sekaligus pada hari yang sama.

"Enggak tahu, speechless aja. Pas banget soalnya, boleh pulang dan di tanggal 3 menang lagi, ya alhamdulillah sih, bersyukur," ucapnya. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X