Anak Divonis Idap Penyakit Genetik Langka, Joanna Alexandra: Ini Berkat Tuhan

Kompas.com - 16/11/2019, 14:52 WIB
Artis peran Joanna Alexandra di gedung Trans TV, kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2016) KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANArtis peran Joanna Alexandra di gedung Trans TV, kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Joanna Alexandra belajar banyak hal usai mendengar anak bungsunya Ziona Eden Alexandra divonis mengidap penyakit genetik langka Campomelic Dysplasia (CMD).

CMD merupakan kondisi yang mempengaruhi perkembangan tulang dan sistem reproduksi.

Awalnya, Joanna tenang saat menghadapi kelahiran anak keempatnya, Zio. Terlebih artis 32 tahun ini sudah punya pengalaman sebelumnya.

Baca juga: Joanna Alexandra Lega Setelah Bertengkar dengan Suami, Kok Bisa?

Tetapi, tidak ada yang menduga bahwa anak bungsunya tersebut lahir dengan kondisi yang kurang baik.

"Aku pikir anak keempat aku akan aman-aman saja. Ternyata pas Zio lahir, nafasnya kurang maksimal, kakinya juga bengkok. Jadi, ada banyak hal yang mengagetkan," kata Joanna saat ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (16/11/2019).

Dari persoalan keuangan yang dipersiapkan untuk melahirkan hingga kondisi Zio yang membutuhkan lebih banyak penanganan medis, menjadi masalah yang tidak pernah disangka bintang film Belum Cukup Umur ini.

Baca juga: Setelah 3 Tahun Vakum, Joanna Alexandra Kembali Berakting

"Enggak pernah orangtua memimpikan itu terjadi. Tapi, ternyata terjadi. Tapi, aku merasa anak itu berkat Tuhan. Bukan dunia yang memberikan, tapi Tuhan," tutur Joanna.

"Tuhan menghadirkan Ziona dan segala macem keunikannya di kehidupan aku. Aku sekarang belajar lebih kuat, sabar dan pintar mengurus anak yang spesial," ucapnya.

Sudah bisa menerima kondisi Ziona, Joanna tak menyangkal kalau awal mengetahui kondisi Zio, dirinya sempat merasa sedih.

Namun, wanita yang menikah tahun 2007 ini merasa kalau kesedihannya tidak akan bisa menyembuhkan Ziona.

Baca juga: Anak Keempat Joanna Alexandra Terkena Bronkiolitis

Untuk itu, ia dan suami memilih untuk menerima kondisi spesial anak mereka dan mengusahakan yang terbaik.

"Kalau kita menerima, 'oke selanjutnya apa yang bisa dikerjain untuk membantu penyembuhan anak.' Kita berdoa, berserah, kita ajak dia terapi, ketemu dokter. Jadi, semua dilakukan dalam keadaan hati berserah," kata Joanna.

Sampai saat ini, Ziona yang sudah berusia 2,5 tahun masih rutin menjalani terapi seminggu tiga kali.

Joanna kini bersyukur perkembangan anak bungsunya itu semakin baik.

Baca juga: Cerita Joanna Alexandra Tertampar Omongan Anak Sulungnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X