Luapan Kekecewaan Garin Nugroho Pemutaran Kucumbu Tubuh Indahku Kembali Dihentikan Paksa

Kompas.com - 14/11/2019, 09:52 WIB
Sutradara Garin Nugroho, saat diwawancara di newsroom Harian Kompas, Gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2016). KOMPAS.com / DINO OKTAVIANOSutradara Garin Nugroho, saat diwawancara di newsroom Harian Kompas, Gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Film Kucumbu Tubuh Indahku karya sutradara Garin Nugroho kembali dihentikan secara paksa oleh salah satu ormas keagamaan pada Selasa (12/11/2019) di Bandar Lampung.

Massa anggota ormas itu datang saat pemutaran film berlangsung di Gedung Dewan Kesenian Lampung (DKL) Kompleks PKOR Way Halim, pada pukul 13.00 WIB.

Ormas tersebut menilai, film Kucumbu Tubuh Indahku mengandung unsur lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) serta dikhawatirkan merusak moral generasi muda.

Baca juga: Pemutaran Kucumbu Tubuh Indahku Dihentikan, Garin Nugroho Sebut Prestasi Dikalahkan Radikalisme

Atas peristiwa itu, Garin pun mengungkapkan kekecewaannya pada pemerintah, berikut pernyataan-pernyataan Garin:

1. Kecewa pada pemerintah

Garin Nugroho mengaku kecewa pada pemerintah karena film Kucumbu Tubuh Indahku kembali dihentikan pemutarannya di Bandar Lampung oleh sekelompok ormas keagamaan.

"Saya cuma kecewa saja sama pemerintah yang banyak mulutnya tapi enggak pernah bertindak keras. Selalu mengusung prularisme tapi tindakannya tidak ada," kata Garin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/11/2019).

Garin menegaskan, film yang dibintangi oleh Randy Pangalila dan Sujiwo Tedjo itu sudah mengikuti prosedur hukum yang sesuai.

"Radikalisme bisa hilang kalau kejadian sehari-hari semacam itu dicegah, karena film Kucumbu Tubuh Indahku sudah lolos sensor sudah susai prosedur hukum dan aku sudah mengalami ini dan aku melawan," tutur Garin.

Baca juga: Pemutaran Kucumbu Tubuh Indahku Dihentikan Paksa, Garin Nugroho Kecewa pada Pemerintah

Sebelumnya hal serupa juga pernah dialami Garin di Semarang.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X