Kucumbu Tubuh Indahku Dihentikan Paksa, Garin Nugroho: Pemerintah Dipermalukan

Kompas.com - 13/11/2019, 14:29 WIB
Sutradara Garin Nugoho dalam jumpa pers dan screening film Kucumbu Tubuh Indahku di XXI Plaza Indonesia, Thamrin Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019). Kompas.com/Ira GitaSutradara Garin Nugoho dalam jumpa pers dan screening film Kucumbu Tubuh Indahku di XXI Plaza Indonesia, Thamrin Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com- Sutradara Garin Nugroho menilai, penghentian paksa film Kucumbu Tubuh Indahku oleh sekelompok ormas di Bandar Lampung adalah hal yang mempermalukan pemerintah.

Diberitakan sebelumnya, Kucumbu Tubuh Indahku dihentikan secara paksa oleh salah satu ormas, Selasa (12/11/2019) siang.

Massa anggota ormas itu datang saat pemutaran film berlangsung di Gedung Dewan Kesenian Lampung (DKL) Kompleks PKOR Way Halim, sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut Garin, hal itu mencerminkan gaggalnya pemerintah dalam memberantas radikalisme.

Baca juga: Kucumbu Tubuh Indahku Wakili Indonesia di Oscar 2020, Ini Kata Garin Nugroho

"Film itu telah lulus sensor, jadi sebenarnya penutupan itu memalukan pemerintah, karena saya telah melakukan pekerjaan sesuai prosedur hukum kan, jadi sebenarnya pemerintah sangat dipermalukan, bukan saya," kata Garin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/11/2019).

"Menunjukkan bahwa pemerintah enggak niat soal radikalisme, itu cuma jargon politik yang dijual-jual aja kok," sambungnya.

Garin menegaskan, film yang dibintangi oleh Randy Pangalila dan Sujiwo Tedjo itu sudah mengikuti prosedur hukum yang sesuai. Sebelumnya hal serupa juga pernah dialami Garin di Semarang.

Baca juga: Film Kucumbu Tubuh Indahku Tuai Kontroversi, Garin Nugroho Buka Suara

"Radikalisme bisa hilang kalau kejadian sehari-hari semacam itu dicegah, karena film Kucumbu Tubuh Indahku udah lolos sensor sudah susai prosedur hukum dan aku sudah mengalami ini dan aku melawan," tutur Garin.

"Aku enggak tahu sama sekali. Kalau di Semarang mereka menutup aku meminta wali kota untuk turun tangan," lanjutnya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X