Kompas.com - 13/11/2019, 10:07 WIB
Sutradara Garin Nugoho dalam jumpa pers dan screening film Kucumbu Tubuh Indahku di XXI Plaza Indonesia, Thamrin Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019). Kompas.com/Ira GitaSutradara Garin Nugoho dalam jumpa pers dan screening film Kucumbu Tubuh Indahku di XXI Plaza Indonesia, Thamrin Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Garin Nugroho mengaku kecewa kepada pemerintah karena film arahannya, Kucumbu Tubuh Indahku, kembali dihentikan pemutarannya.

Kali ini hal itu terjadi di Bandar Lampung dan diduga dilakukan oleh sekelompok ormas keagamaan.

"Saya cuma kecewa saja sama pemerintah yang banyak mulutnya, tapi enggak pernah bertindak keras. Selalu mengusung pluralisme, tapi tindakannya tidak ada," kata Garin saat dihubungi Kompas.com via telepon, Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Alasan KSFI Pilih Kucumbu Tubuh Indahku Wakili Indonesia di Oscar 2020 meski Tuai Kontroversi

Garin menganggap pemerintah belum bertindak tegas pada ormas-ormas keagamaan.

Padahal menurut dia, yang ormas itu lakukan adalah pelanggaran hukum karena menutup pemutaran film secara paksa.

"Pemerintah tindak tegas dong, masukkan penjara yang melakukan tindakan pelanggaran hukum. Harapannya ya lakukan tindakan hukum sesuai prosedur hukum saja," ucap Garin.

Baca juga: Garin Nugroho: Keputusan Berani Pilih Kucumbu Tubuh Indahku Wakili Indonesia di Oscar 2020

Poster Film Kucumbu Tubuh Indahku.IMDB/Handy Kara Poster Film Kucumbu Tubuh Indahku.
"Kalau tidak, semua antiradikalisme hanya jualan politik saja karena kenyataannya seperti itu," sambungnya.

Garin menegaskan, film yang dibintangi oleh Randy Pangalila dan Sujiwo Tedjo itu sudah mengikuti prosedur hukum yang sesuai.

Sebelumnya hal serupa juga pernah dialami Garin di Semarang.

Baca juga: Garin Nugroho: Keputusan Berani Pilih Kucumbu Tubuh Indahku Wakili Indonesia di Oscar 2020

"Radikalisme bisa hilang kalau kejadian sehari-hari semacam itu dicegah, karena film Kucumbu Tubuh Indahku sudah lolos sensor, sudah susai prosedur hukum, dan aku sudah mengalami ini dan aku melawan," ucap Garin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.