Pelapor Jeremy Thomas Klaim Diculik karena Kasus Dugaan Penipuan Vila di Bali

Kompas.com - 07/11/2019, 21:39 WIB
Patrick Morris Alexander selaku pelapor Jeremy Thomas atas kasus dugaan penipuan vila didampingi kuasa hukumnya saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPatrick Morris Alexander selaku pelapor Jeremy Thomas atas kasus dugaan penipuan vila didampingi kuasa hukumnya saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelapor artis peran Jeremy Thomas atas kasus dugaan penipuan vila, yakni Alexander Patrick Morris mengaku pernah diculik atas kasus yang ia laporkan tersebut.

Kuasa hukum Patrick, Ida Bagus Putu Astina, mengatakan kliennya mendapat perlakuan tak enak ketika proses hukum sengketa vila itu tengah bergulir beberapa tahun lalu.

"Patrick masuk ke vilanya, dilaporkan, ditahan, dan diculik di Jakarta, dan dipukul pakai gagang pistol lagi," ucap Putu Astina saat mendampingi Patrick saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019).

Patrick mengaku peristiwa itu ia alami pada tahun 2015 lalu. Namun dia tidak menyebut dengan jelas identitas pihak yang menculiknya.

Ida menimpali, kliennya ditahan pada dini hari dengan cacat prosedur.

"Jam 2 pagi diculik ini Patrick. Ditangkap tanpa surat penangkapan. Kalau enggak ada oknum yang mengatur kan enggak mungkin," ucap Putu Astina.

Bahkan, kata Putu Astina, beberapa foto ketika Patrick diculik malah disebarluaskan di media sosial.

"Klien saya umurnya 78 tahun sudah enggak berdaya," ucap Ida.

Patrick menambahkan, dia yakin proses hukum yang berjalan akan memberikan keadilan.

Baca juga: Jeremy Thomas dan Kasus Sengketa Vila di Bali

 

"Saya yakin sistem hukum di Indonesia bagus, karena akhirnya bisa selesai proses hukum ini," imbuhnya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X