Salin Artikel

Catat, Ini Cara Memilih Bantal Agar Tidur Lebih Nyaman

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mendekorasi, membersihkan, dan menjauhkan alat elektronik dari kamar tidur, pemilihan bantal yang terbaik juga dapat memengaruhi kenyamanan saat tidur.

Melansir dari Martha Stewart, Sabtu (31/7/2021), Natalie D Dautovich, seorang juru bicara National Sleep Foundation berkata, seseorang menghabiskan sekitar sepertiga hidup mereka di atas bantal.

Sehingga, memiliki bantal yang cukup menopang Anda tidak hanya memungkinkan untuk tidur lebih lama, tetapi juga memungkinkan tubuh Anda menghabiskan lebih banyak waktu di setiap tahap tidur, termasuk tidur restoratif dan ini penting untuk kesehatan mental dan fisik.

Untuk menemukan bantal yang tepat, ada beberapa faktor yang perlu Anda pertimbangkan, termasuk tinggi bantal saat dibaringkan, isi, dan kecenderungan tidur Anda.

Sementara bantal ideal setiap orang akan bervariasi berdasarkan tipe tubuh yang berbeda, kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya, dan preferensi.

Dengan mengetahui apa yang harus dicari dapat membantu mempersempit banyak pilihan yang tersedia untuk Anda. Untuk membantu, berikut hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan bantal yang paling nyaman untuk tidur.

Identifikasi posisi tidur

Langkah pertama untuk memilih bantal adalah mengetahui posisi tidur Anda yang khas. Jawaban Anda akan membantu memilih bantal yang paling mendukung tubuh Anda.

"Kepala manusia beratnya sekitar sembilan sampai sebelas pon," kata Pete Bils, Wakil Presiden Ilmu dan Penelitian Tidur di Sleep Number.

Kepala dapat memberikan tekanan yang luar biasa pada leher dan bahu karena mereka harus menanggung beban yang tidak seimbang. Bantal yang tidak pas dapat menyebabkan stres berulang yang substansial dan akhirnya nyeri di area tersebut.

Jika Anda lebih suka tidur miring, seperti kebanyakan orang, Anda memerlukan bantal yang lebih mendukung untuk menjaga kepala, punggung, dan leher Anda sejajar dengan benar, kata Daniel Barone, ahli tidur dan ahli saraf di Weill Cornell Kedokteran dan New York-Presbyterian dan penulis Let's Talk About Sleep.

"Tidur miring sebenarnya adalah posisi tidur yang ideal," kata Barone.


Anda dapat mencoba tidur dengan bantal tubuh, jika itu membantu, atau dengan bantal di antara kaki Anda. Atau Anda lebih suka tidur terlentang?

Carilah bantal yang cukup mendukung untuk menjaga lekukan alami leher pada tempatnya, dan bantal yang terlalu tinggi dapat dengan cepat membuat Anda berisiko mengalami ketegangan leher.

Jika Anda menderita sakit punggung bagian bawah, Barone menyarankan untuk menyangga bantal di bawah lutut untuk membantu membuat Anda lebih nyaman.

Berita buruk, orang yang tidur tengkurap, yang sebenarnya posisi tidur yang paling tidak direkomendasikan karena tekanan ke atas pada leher.

Jika Anda akan tidur tengkurap, carilah pilihan bantal yang lebih lembut dan rata karena terlalu tinggi dapat memperburuk ketegangan. Jika Anda adalah tipe orang yang suka berguling-guling saat tidur, carilah bantal yang khusus dibuat untuk tidur kombinasi.

Pemilihan isi bantal

Memilih isi bantal terbaik lebih dari sekadar masalah preferensi dan anggaran pribadi. Pilihan yang berbeda juga dapat menawarkan berbagai tingkat dukungan, dapat mengakomodasi atau memperburuk alergi apa pun, dan memerlukan tingkat perawatan yang berbeda.

Kombinasi bulu-bulu dapat menjadi sangat lembut, anti-mikroba alami, dan ramah mesin cuci, tetapi seringkali lebih mahal dan membutuhkan perawatan yang teratur untuk mempertahankan bentuknya.

Sementara itu, poliester dapat menawarkan pantulan lembut yang sama seperti bulu angsa dengan harga yang lebih ramah anggaran. Ini juga merupakan pilihan antialergi kecuali Anda sensitif terhadap bahan sintetis dan aman untuk dicuci di mesin cuci.

Namun, jika Anda cenderung kepanasan saat tidur, isian ini tidak selalu yang paling menarik.

"Memory foam, di sisi lain, dapat diformulasikan dan dibentuk agar sesuai dengan lekukan, kontur, dan ukuran bantalan tertentu," kata Bils.

Isi bantal memory foam cenderung tidak kehilangan bentuknya dibanding dengan busa memori padat. Namun, biasanya, opsi memory foam cenderung sedikit lebih mahal.


Sementara itu, lateks seperti busa memori, juga bisa berbentuk padat atau robek dan paling cocok dengan bentuk dan lekuk tubuh Anda.

Lateks juga lebih reaktif terhadap tekanan yang memberikan struktur dan nuansa pantulan, dan cenderung lebih menyerap kelembapan daripada alternatif lain. Namun, bantal lateks juga bisa lebih mahal dan sedikit lebih sulit untuk dicuci dan dikeringkan.

Jenis pengisi lainnya termasuk kapas yang merupakan pilihan alami yang benar-benar hipo-alergenik dan bernapas, tetapi dapat menggumpal seiring waktu, lapisan gel yang dapat membantu Anda tetap lebih dingin, dan wol yang juga lebih sulit untuk dicuci, tetapi bagus dalam mengatur suhu saat Anda tidur.

https://www.kompas.com/homey/read/2021/07/31/170300876/catat-ini-cara-memilih-bantal-agar-tidur-lebih-nyaman-

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.