Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER GLOBAL] Spanyol Tolak Kapal Bawa 27 Ton Bahan Peledak | Pasokan Medis Tak Bisa Masuk Gaza

Kompas.com - 18/05/2024, 05:31 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Berita mengenai negara Spanyol yang menolak izin berlabuh kapal bawa bahan peledak ke Israel memuncaki daftar Populer Global saat ini.

Sedangkan di bawahnya, WHO mengatakan bahwa selama 10 hari ini tidak ada pasokan medis yang masuk ke Gaza.

Berita lainnya yang banyak dibaca di kanal Global Kompas.com adalah terkait kera tergemuk di Thailand mati karena sering diberi permen.

Baca juga: PM Slovakia Jalani Operasi Baru, Kondisinya Masih Cukup Serius

Selengkapnya, berikut rangkuman daftar Populer Global edisi Jumat (17/5/2024) hingga Sabtu (18/5/2024) pagi yang dapat disimak:

1. Spanyol Tolak Izin Berlabuh Kapal yang Bawa 27 Ton Bahan Peledak ke Israel, dari Mana Asalnya?

Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, pada Kamis (16/5/2024) mengatakan, negaranya telah menolak izin berlabuh sebuah kapal yang membawa senjata ke Israel.

"Kami mendeteksi sebuah kapal yang membawa pengiriman senjata ke Israel yang ingin berlabuh di pelabuhan Spanyol," katanya kepada para wartawan di Brussels, dikutip dari AFP.

Albares memastikan bahwa kebijakan menolak kapal pembawa senjata Israel tersebut akan juga berlaku di kemudian hari.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. WHO: Tak Ada Pasokan Medis Masuk ke Gaza Selama 10 Hari

Selama 10 hari ini tidak ada pasokan medis yang masuk ke Jalur Gaza. Hal itu karena Israel melancarkan serangan baru terhadap kelompok Hamas.

Juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tarik Jasarevic mengatakan, penutupan Israel terhadap penyeberangan Rafah ke Gaza telah menyebabkan situasi yang semakin sulit.

"Persediaan medis terakhir yang kami dapatkan di Gaza adalah sebelum 6 Mei," ujarnya, dikutip dari AFP pada Jumat (17/5/2024).

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

Baca juga: Warga Sipil Israel Kembali Berulah, Truk Bantuan di Tepi Barat Dibakar

3. Kera Tergemuk di Thailand Mati karena Sering Diberi Permen dan Minuman Manis

Godzilla adalah nama dari seekor kera di Thailand. Tapi, kini kera tersebut telah mati karena menderita obesitas.

Usut punya usut, Godzilla yang menjadi kera tergemuk di Thailand itu mati lantaran sering melahap makan apa saja yang diberikan oleh orang-orang yang lewat di Bangkok.

Sebagaimana diberitakan Odditycentral pada Rabu (17/5/2024), Godzilla mati pada 6 Mei 2024 di Rumah Sakit Hewan Peliharaan Crystal di Bangkok.

Halaman:

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com