Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER GLOBAL] Serangan Israel Bakar Hidup-hidup Pengungsi | Biden Terkesan Membela

Kompas.com - 29/05/2024, 05:33 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

KOMPAS.com - Berita keterangan saksi mata tentang serangan Israel yang menyebabkan kebakaran besar di area tenda pengungsi di Rafah memuncaki daftar Populer Global kali ini.

Di bawahnya, ada berita soal tanggapan Presiden AS Joe Biden mengenai insiden tersebut.

Berita di kanal Global Kompas.com yang paling banyak dibaca selanjutnya, yakni terkait  Presiden Ukraina mendesak negara-negara Barat agar Rusia melakukan perundingan damai.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Eropa Kecam Serangan Israel | Desa di Ukraina Direbut Rusia

Untuk lebih lengkapnya, berikut rangkuman daftar Populer Global edisi Selasa (28/5/2024) hingga Rabu (29/5/2024) pagi yang dapat Anda simak:

1. Serangan Israel Bakar Hidup-hidup Pengungsi Rafah, Saksi Mata Gambarkan Kengerian

Serangan udara Israel yang menyebabkan kebakaran besar di area tenda pengungsi di Rafah telah menewaskan 45 orang, kata petugas medis.

Gambar anak-anak menjadi korban telah memicu kemarahan para pemimpin global dan membahayakan perundingan gencatan senjata.

Pengeboman pada Senin (27/5/2024) yang menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyasar senior Hamas dalam serangan yang tepat tampaknya telah memicu api yang menyebar dengan cepat melalui tenda-tenda dan akomodasi darurat.

Baca selengkapnya di sini

2. Kata Biden soal Serangan Israel ke Rafah yang Bakar Hidup-hidup Pengungsi di Tenda

Pemerintahan Joe Biden buka suara soal serangan terbaru Israel ke Rafah yang menewaskan puluhan warga Palestina.

Mereka terkesan masih membela Israel.

Sebagaimana dilaporkan Reuters pada Selasa (28/5/2024), Pemerintahan Biden menyebut, Israel memiliki hak untuk menyerang Hamas.

Baca selengkapnya di sini

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Arab Saudi Setop Keluarkan Izin Umrah | Cerita Ayah Tak Mampu Beli iPhone bagi Putrinya

3. Presiden Ukraina Desak Sekutu agar Rusia Lakukan Perundingan Damai

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Senin (27/5/2024) mendesak negara-negara Barat agar Rusia melakukan perundingan damai.

Pasalnya, Rusia terus melakukan invasi hingga telah merebut dua desa lagi sebagai bagian dari serangannya di Ukraina timur.

"Kita perlu mengintensifkan kerja sama dengan mitra kita untuk mencapai lebih banyak keamanan dan paksaan nyata Rusia terhadap perdamaian dengan segala cara," kata Zelensky dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com