Omicron Mengganas, Ekuador Nyatakan Siaga Merah, Kasus Naik 10 Kali Lipat

Kompas.com - 17/01/2022, 06:31 WIB

QUITO, KOMPAS.com – Ekuador menyatakan siaga merah di sebagian besar negara itu pada Minggu (16/1/2022) setelah kasus Covid-19 naik 10 kali lipat karena Omicron.

Siaga merah berlaku untuk 193 dari 221 wilayah politik di Ekuador, termasuk daerah yang padat penduduk, seperti Quito dan Guayaquil.

Selain itu, sekolah juga diliburkan hingga 21 Januari sebagaimana dilansir AFP.

Baca juga: Jadi yang Pertama, Ekuador Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Warga di Atas 5 Tahun

Awalnya, rata-rata kasus harian di Ekuador 4.000. Namun, dalam sepekan terakhir, kasus Covid-19 naik menjadi lebih dari 42.000 pada pekan kedua Januari.

“Jumlah infeksi ini adalah yang tertinggi yang kami catat sejak awal pandemi,” kata Wakil Menteri Kesehatan Ekuador Jose Ruales.

Menurut Johns Hopkins University, kasus rata-rata harian tertinggi di Ekuador hingga akhir 2021 hanya lebih dari 13.000 dari 25 April hingga 1 Mei tahun lalu.

Baca juga: Buntut 68 Napi Tewas dalam Kerusuhan Penjara Ekuador, Panglima Militer dan Kepala Penjara Mundur

Ruales mengatakan, lonjakan terbaru adalah kombinasi dari varian Omicron yang sangat menular dan perayaan Natal dan tahun baru.

Ekuador telah mencatat 614.000 kasus dan 34.200 kematian akibat Covid-19 sejak awal pandemi dari populasinya yang berjumlah 17,7 juta.

Pada Desember 2021, Ekuador mewajibkan vaksin dan telah mulai mengimunisasi semua penduduknya yang berusia di atas lima tahun.

Sekitar 81 persen dari populasi yang memenuhi syarat sudah mendapat vaksin Covid-19 dosis lengkap.

Baca juga: Kerusuhan Kembali Terjadi di Penjara Ekuador, 68 Napi Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Insiden Penembakan Sekolah AS: Terjadi Sejak 1970, Ada 2.052 Insiden Hingga 2022, Total 661 Korban Tewas

Insiden Penembakan Sekolah AS: Terjadi Sejak 1970, Ada 2.052 Insiden Hingga 2022, Total 661 Korban Tewas

Internasional
Yasin Malik: Tokoh Separatis Kashmir Dihukum Seumur Hidup di Penjara India

Yasin Malik: Tokoh Separatis Kashmir Dihukum Seumur Hidup di Penjara India

Global
Anak-anak SD Texas Pasca-Insiden Penembakan: Kami Sangat Takut

Anak-anak SD Texas Pasca-Insiden Penembakan: Kami Sangat Takut

Global
Diapit Keluarga, Ferdinand Marcos Jr Resmi Proklamirkan Diri sebagai Presiden Filipina

Diapit Keluarga, Ferdinand Marcos Jr Resmi Proklamirkan Diri sebagai Presiden Filipina

Global
Turki Perbaiki Hubungan Diplomatik dengan Israel, Sebut Justru Bisa Lebih Bantu Palestina

Turki Perbaiki Hubungan Diplomatik dengan Israel, Sebut Justru Bisa Lebih Bantu Palestina

Global
Kronologi Penembakan Massal di SD Texas, Pelaku Kirim Peringatan Online, Sempat Baku Tembak dengan Polisi

Kronologi Penembakan Massal di SD Texas, Pelaku Kirim Peringatan Online, Sempat Baku Tembak dengan Polisi

Global
Reaksi Ngeri Dunia atas Penembakan Massal di SD Texas: Amerika Membunuh Dirinya Sendiri

Reaksi Ngeri Dunia atas Penembakan Massal di SD Texas: Amerika Membunuh Dirinya Sendiri

Global
Gas dan Minyak Rusia: Berapa Besar Ketergantungan Dunia Padanya?

Gas dan Minyak Rusia: Berapa Besar Ketergantungan Dunia Padanya?

Global
Rangkuman Hari ke-91 Serangan Rusia ke Ukraina, Rusia Kuasai 95 Persen Lugansk, Abramovich Jual Chelsea

Rangkuman Hari ke-91 Serangan Rusia ke Ukraina, Rusia Kuasai 95 Persen Lugansk, Abramovich Jual Chelsea

Global
Invasi Ukraina Mungkin Jadi Awal Perang Dunia Ketiga, jika Pecah Bisa Akhiri Peradaban

Invasi Ukraina Mungkin Jadi Awal Perang Dunia Ketiga, jika Pecah Bisa Akhiri Peradaban

Global
POPULER GLOBAL: Ukraina Bombardir Pangkalan Rusia | Penembakan Massal di SD Texas

POPULER GLOBAL: Ukraina Bombardir Pangkalan Rusia | Penembakan Massal di SD Texas

Global
Nelayan Afrika Tak Sengaja Tangkap Ikan Raksasa saat Memancing di Samudra Atlantik

Nelayan Afrika Tak Sengaja Tangkap Ikan Raksasa saat Memancing di Samudra Atlantik

Global
Video Pria Mengajak Tupai Jogging Viral, Warganet Terkesima

Video Pria Mengajak Tupai Jogging Viral, Warganet Terkesima

Global
UPDATE Penembakan SD di Texas, 21 Korban Berada dalam Satu Ruang Kelas

UPDATE Penembakan SD di Texas, 21 Korban Berada dalam Satu Ruang Kelas

Global
Mahasiswa Palestina Tolak Jabat Tangan Menlu AS yang Hadiri Upacara Kelulusannya

Mahasiswa Palestina Tolak Jabat Tangan Menlu AS yang Hadiri Upacara Kelulusannya

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.