Kompas.com - 18/07/2021, 22:04 WIB
Para jemaah haji melangsungkan tawaf qudum di Masjidil Haram pada Sabtu (17/7/2021) sebagai pembuka rangkaian ibadah haji 2021 Para jemaah haji melangsungkan tawaf qudum di Masjidil Haram pada Sabtu (17/7/2021) sebagai pembuka rangkaian ibadah haji 2021

MAKKAH, KOMPAS.com – Sebanyak 22 orang tertangkap basah melanggar peraturan haji 2021 yang dibuat oleh Kerajaan Arab Saudi.

Oleh karenanya, masing-masing dari mereka akan didenda senilai 10.000 riyal atau setara Rp 38 juta sebagaimana diwartakan Saudi Press Agency (SPA), Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Haji 2021 Dimulai, Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan Lagi

Juru bicara Komando Pasukan Keamanan Haji Brigadir Sami al-Shuwairekh meminta semua warga dan penduduk Arab Saudi mengikuti aturan yang diberlakukan untuk musim haji tahun ini.

Salah satu aturan tersebut adalah, siapa pun yang tidak memiliki izin dilarang memasuki tempat-tempat suci seperti Masjidil Haram, Mina, Muzdalifah, Arafah selama pelaksanaan ibadah haji.

Dia menambahkan, personel keamanan akan menegakkan aturan kepada orang-orang yang melanggar sebagaimana dilansir Al Arabiya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kapan Ibadah Haji dan Idul Adha 2021?

Ibadah haji tahun ini masih dilangsungkan di bawah aturan dan protokol kesehatan yang ketat untuk menekan penyebaran Covid-19.

Karena itu, hanya ada 60.000 jemaah yang diperbolehkan mengikuti haji tahun ini. Itu pun, para jemaah yang diizinkan harus memenuhi kriteria tertentu.

Hanya warga dan orang-orang yang sudah tinggal di Arab Saudi yang diperbolehkan melaksanakan rukun Islam yang kelima tersebut.

Baca juga: Masuk Tempat Suci Tanpa Izin Haji, Denda Rp 38 Juta Menanti

Selain itu, para jemaah yang diizinkan haji harus sudah divaksinasi, berusia antara 18 hingga 65 tahun, tidak memiliki penyakit kronis, dan belum melaksanakan haji sebelumnya.

Makkah biasanya menyambut lebih dari 2,5 juta Muslim dari seluruh dunia dalam pelaksanaan ibadah haji yang berlangsung setiap tahun.

Pada 2020, beberapa bulan setelah awal pandemi, Kerajaan Arab Saudi hanya mengizinkan 10.000 jemaah untuk melaksanakan ibadah haji.

Baca juga: Haji 2021, Pembagian Air Zamzam Dilayani Robot

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Wanita di Australia Didakwa Bakar Hotel Karantina Covid-19

Seorang Wanita di Australia Didakwa Bakar Hotel Karantina Covid-19

Global
Presiden Afrika Selatan Serukan Cabut Larangan Perjalanan dari Negaranya Terkait Omicron

Presiden Afrika Selatan Serukan Cabut Larangan Perjalanan dari Negaranya Terkait Omicron

Global
China Kirim 27 Pesawat Tempur Masuk Zona Pertahanan Udara Taiwan

China Kirim 27 Pesawat Tempur Masuk Zona Pertahanan Udara Taiwan

Global
Usai Positif Covid-19, Presiden Ceko Lantik Pejabat Tinggi Negara dari Balik Kotak Kaca

Usai Positif Covid-19, Presiden Ceko Lantik Pejabat Tinggi Negara dari Balik Kotak Kaca

Global
WHO Kritik Larangan Bepergian untuk Negara Selatan Afrika karena Varian Omicron

WHO Kritik Larangan Bepergian untuk Negara Selatan Afrika karena Varian Omicron

Global
KABAR DUNIA SEPEKAN: Varian Omicron Lebih Buruk dari Delta | Penerbangan dari Afrika Selatan Diblokir Sejumlah Negara

KABAR DUNIA SEPEKAN: Varian Omicron Lebih Buruk dari Delta | Penerbangan dari Afrika Selatan Diblokir Sejumlah Negara

Global
Pemerintah China Larang Keras Selebritinya Pamer Kekayaan di Media Sosial

Pemerintah China Larang Keras Selebritinya Pamer Kekayaan di Media Sosial

Global
Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Global
Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Global
Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Global
Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Global
Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Global
PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

Global
Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Global
Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Pemimpin Pemerintahan Taliban Muncul dan Berjanji Tidak Ikut Campur Urusan Negara Lain

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.