Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Haji 2021 Dimulai, Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan Lagi

Kompas.com - 17/07/2021, 16:15 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Sumber Al Arabiya

MAKKAH, KOMPAS.com – Ibadah haji 2021 di Makkah, Arab Saudi, resmi dimulai pada Sabtu (17/7/2021).

Ibadah haji tahun ini digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Kapan Ibadah Haji dan Idul Adha 2021?

Melansir Al Arabiya, tahun ini merupakan kali kedua ibadah haji diadakan dengan protokol kesehatan yang serius karena pandemi Covid-19.

Pada Sabtu pagi waktu setempat, para jemaah haji terpilih mulai datang ke Makkah sebagai persiapan untuk memulai ibadah.

Lebih dari 200 bus akan membawa para jemaah ke halaman Ka'bah setelah izin mereka diperiksa. Sebelumnya, para jemaah diminta mengunduh aplikasi Shaaer Smart Card.

Baca juga: Masuk Tempat Suci Tanpa Izin Haji, Denda Rp 38 Juta Menanti

Di aplikasi tersebut, identitas, tempat tinggal, serta izin haji para jemaah akan muncul. Shaaer Smart Card juga terkait dengan status kesehatan peziarah.

Aplikasi tersebut juga memungkinkan para jemaah untuk mendapatkan dan menilai layanan haji serta mengakses berbagai transportasi di sekitar Makkah.

Sebelum pandemi Covid-19, Makkah biasanya menampung lebih dari 2,5 juta Muslim dari seluruh dunia untuk mengikuti ibadah haji.

Baca juga: Haji 2021, Pembagian Air Zamzam Dilayani Robot

Namun karena pandemi virus corona, hanya ada 60.000 jemaah yang diperbolehkan mengikuti ibadah haji dengan syarat sudah tinggal di Arab Saudi sebelumnya dan telah divaksinasi.

Syarat lainnya adalah mereka harus berusia antara 18 hingga 65 tahun, tidak menderita penyakit kronis, dan belum pernah melakukan ibadah haji sebelumnya.

Tahun lalu Kerajaan Arab Saudi hanya mengizinkan 10.000 jemaah yang tinggal di negara itu untuk melakukan ibadah haji.

Pihak berwenang Arab Saudi berharap dapat mengulangi kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji 2021 seperti tahun lalu.

Baca juga: Begini Wujud Robot Pembawa Air Zamzam, biar Jemaah Haji Tak Berdesakan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Global
Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Global
Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Global
Penggalian Pompeii Temukan 'Ruang Biru' yang Diyakini Kuil Kuno

Penggalian Pompeii Temukan "Ruang Biru" yang Diyakini Kuil Kuno

Global
Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Global
Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Global
NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

Global
Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Global
Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Global
Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Global
 Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Global
Kesal Dipecat, Karyawan Hapus Server Perusahaan Hingga Rugi Rp 11 Miliar

Kesal Dipecat, Karyawan Hapus Server Perusahaan Hingga Rugi Rp 11 Miliar

Global
90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon Usai Israel Tewaskan Komandan Senior Hezbollah

90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon Usai Israel Tewaskan Komandan Senior Hezbollah

Global
Hunter Biden Dinyatakan Bersalah, Apa Dampaknya bagi Joe Biden?

Hunter Biden Dinyatakan Bersalah, Apa Dampaknya bagi Joe Biden?

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com