Kompas.com - 30/06/2021, 16:37 WIB

\

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Penyanyi pop AS Christina Aguilera menyebut konservatori Britney Spears "tidak dapat diterima".

Ini disebutnya dalam banyak cuitan di Twitter.

Dilansir Good Morning America, Aguilera mengecam 13 tahun konservatori Spears dalam serangkaian tweet yang penuh semangat.

Konservatori Spears, disebutnya sebagai "hal yang paling menguras, menghancurkan, dan merendahkan yang bisa dibayangkan".

Baca juga: Nasib Britney Spears Dianggap Mirip dengan Kisah Tragis Putri Diana

Pernyataan itu muncul hampir seminggu setelah sidang konservatori pelantun lagu "Toxic" itu, di mana ada tuduhan serius terhadap konservator dan keluarganya.

Spears juga memohon kepada hakim untuk mengakhiri konservatorinya yang dimulai pada 2008.

"Beberapa hari terakhir ini saya memikirkan Britney dan semua yang dia alami," cuit Aguilera sambil membagikan foto lama keduanya.

"Tidak dapat diterima bahwa setiap wanita, atau manusia, yang ingin mengendalikan nasib mereka sendiri, tidak diizinkan menjalani hidup seperti yang mereka inginkan," tambahnya.

Baca juga: Eks Rumah Britney Spears Terjual 3 Hari Setelah Film Dokumenter Dirilis

Pelantun lagu "Beautiful" itu melanjutkan, bahwa Spears sudah "dibungkam, diabaikan, diganggu, atau ditolak dukungannya oleh orang-orang dekat dengannya".

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Protes Pecah di Xinjiang dan Beijing setelah Kebakaran Mematikan di Tengah Lockdown

Protes Pecah di Xinjiang dan Beijing setelah Kebakaran Mematikan di Tengah Lockdown

Global
Kim Jong Un: Tujuan Akhir Korea Utara adalah Memiliki Kekuatan Nuklir Terkuat di Dunia

Kim Jong Un: Tujuan Akhir Korea Utara adalah Memiliki Kekuatan Nuklir Terkuat di Dunia

Global
Iran Akhirnya Bebaskan Pemain Sepak Bola yang Dukung Protes Anti-pemerintahan

Iran Akhirnya Bebaskan Pemain Sepak Bola yang Dukung Protes Anti-pemerintahan

Global
Rangkuman Hari Ke-276 Serangan Rusia ke Ukraina: Ukraina Peringati Holodomor, Pemimpin Negara Eropa Ramai-ramai ke Kyiv

Rangkuman Hari Ke-276 Serangan Rusia ke Ukraina: Ukraina Peringati Holodomor, Pemimpin Negara Eropa Ramai-ramai ke Kyiv

Global
[UNIK GLOBAL] Misteri Domba Berjalan Melingkar Berhari-hari Terpecahkan | Temuan Ikan Mas 30 Kg

[UNIK GLOBAL] Misteri Domba Berjalan Melingkar Berhari-hari Terpecahkan | Temuan Ikan Mas 30 Kg

Global
Jalanan Beijing Kosong Saat Kasus Covid China Melonjak Tinggi Lagi

Jalanan Beijing Kosong Saat Kasus Covid China Melonjak Tinggi Lagi

Global
Piala Dunia Dimulai, Tahanan Uganda Rawan Kabur

Piala Dunia Dimulai, Tahanan Uganda Rawan Kabur

Global
Ukraina: Rusia Akan Membayar Kelaparan Era Uni Soviet dan Perang saat Ini

Ukraina: Rusia Akan Membayar Kelaparan Era Uni Soviet dan Perang saat Ini

Global
Kepala Penjara Filipina Gali Lubang 40x60 Meter di Kompleks Tahanan, Klaim untuk Cari Harta Karun

Kepala Penjara Filipina Gali Lubang 40x60 Meter di Kompleks Tahanan, Klaim untuk Cari Harta Karun

Global
AS Larang Impor atau Penjualan Produk Huawei dan ZTE dari China

AS Larang Impor atau Penjualan Produk Huawei dan ZTE dari China

Global
Kisah Para Pencuri Gondol Harta Karun Koin Emas dalam Tempo 9 Menit

Kisah Para Pencuri Gondol Harta Karun Koin Emas dalam Tempo 9 Menit

Global
Piala Dunia: Pelatih AS Pastikan Laga Hidup-Mati Lawan Iran Tidak Berbau Politik

Piala Dunia: Pelatih AS Pastikan Laga Hidup-Mati Lawan Iran Tidak Berbau Politik

Global
Manajer Pelaku Penembakan di Walmart Tulis Catatan Kematian Sebelum Beraksi

Manajer Pelaku Penembakan di Walmart Tulis Catatan Kematian Sebelum Beraksi

Global
Putin Telepon Pasukan Rusia di Ukraina, Sebut Mereka Pahlawan

Putin Telepon Pasukan Rusia di Ukraina, Sebut Mereka Pahlawan

Global
Riset: Volume Musik Kencang Ancam Jutaan Remaja Jadi Tuli

Riset: Volume Musik Kencang Ancam Jutaan Remaja Jadi Tuli

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.