Trump Protes Namanya Dipakai untuk Galang Dana oleh Partainya

Kompas.com - 08/03/2021, 04:15 WIB
Eks Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato di acara Conservative Political Action Conference (CPAC) pada Minggu (28/2/2021) di Orlando, Florida. AP PHOTO/JOHN RAOUXEks Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato di acara Conservative Political Action Conference (CPAC) pada Minggu (28/2/2021) di Orlando, Florida.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memperingatkan kelompok-kelompok Partai Republik (GOP) untuk berhenti menggunakan nama dan gambarnya dalam penggalangan dana.

Pengacara Trump mengeluarkan surat larangan itu pada Jumat (5/3/2021) kepada Komite Nasional Republik, Komite Senator Republik Nasional, dan komite Kongres Republik Nasional (RNC).

Berita surat itu pertama kali dilaporkan oleh Politico pada Sabtu (6/3/2021).

Baca juga: Ada Kabar Trump Bakal Jadi Presiden Lagi, Gedung Capitol Dijaga Ribuan Tentara

New York Post melaporkan Presiden AS ke-45 itu telah lama melindungi nama dan merek publiknya.

Dia dilaporkan kesal dengan email RNC yang menggunakan namanya untuk mengumpulkan dana.

Sementara uang itu berpotensi digunakan atas nama Partai Republik yang memilih untuk mengajukan dakwaan terhadapnya.

Trump telah berjanji untuk membalas dendam pada petahana yang menolak untuk mendukungnya.

Caranya dengan mendukung penantang utama pada 2022. Langkah itu membuatnya bertabrakan dengan kampanye yang dirancang dari Partai Republik untuk melindungi petahana.

Baca juga: Trump dan Melania Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 sebelum Lengser

Perwakilan RNC, NRSC dan NRCC menolak atau tidak menanggapi permintaan komentar.

"Trump jelas tidak senang dengan komentar McConnell yang mencemari namanya," kata salah satu petugas GOP di sebuah organisasi yang menerima surat.

Baca juga: Diam-diam, Ternyata Trump dan Melania Sudah Disuntik Vaksin Covid-19


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Global
Penembakan Indianapolis 8 Tewas, Pelaku Teridentifikasi Berusia 19 Tahun

Penembakan Indianapolis 8 Tewas, Pelaku Teridentifikasi Berusia 19 Tahun

Global
[POPULER GLOBAL] Covid-19 Memburuk di Brasil | Jet Rusia Cegat Pesawat AS

[POPULER GLOBAL] Covid-19 Memburuk di Brasil | Jet Rusia Cegat Pesawat AS

Global
Cerita Anak-anak Indonesia, Mengenang Jasa Pangeran Philip dalam Hidup Mereka

Cerita Anak-anak Indonesia, Mengenang Jasa Pangeran Philip dalam Hidup Mereka

Global
6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

Internasional
Melihat Kegiatan Ramadhan di Amerika, dari Tadarus Virtual hingga Vaksinasi Covid-19

Melihat Kegiatan Ramadhan di Amerika, dari Tadarus Virtual hingga Vaksinasi Covid-19

Global
Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

Internasional
Tiap 10 Jam, FBI Buka Investigasi Baru Terkait Pemerintah China

Tiap 10 Jam, FBI Buka Investigasi Baru Terkait Pemerintah China

Global
Takut Kecoak, Istri Minta Pindah 18 Kali dalam 3 Tahun, Suami Tak Tahan dan Minta Cerai

Takut Kecoak, Istri Minta Pindah 18 Kali dalam 3 Tahun, Suami Tak Tahan dan Minta Cerai

Global
Video Viral Bos Dipukuli Karyawati dengan Tongkat Pel karena Chat Mesum, Akhirnya Dipecat

Video Viral Bos Dipukuli Karyawati dengan Tongkat Pel karena Chat Mesum, Akhirnya Dipecat

Global
Serius Rapat via Zoom, Anggota Parlemen Kanada Ketahuan Telanjang

Serius Rapat via Zoom, Anggota Parlemen Kanada Ketahuan Telanjang

Global
Junta Myanmar Bobol Kotak Amal Masjid dan Tembak Mati 2 Warga Sipil

Junta Myanmar Bobol Kotak Amal Masjid dan Tembak Mati 2 Warga Sipil

Global
Seorang Pria Nonton Film Porno, Kaget Pemerannya Ternyata Pacar Sendiri

Seorang Pria Nonton Film Porno, Kaget Pemerannya Ternyata Pacar Sendiri

Global
Perawat Brasil Bentuk 'Genggaman Palsu' untuk Tenangkan Pasien Covid-19

Perawat Brasil Bentuk "Genggaman Palsu" untuk Tenangkan Pasien Covid-19

Global
komentar
Close Ads X