Guyana Batalkan Kantor Dagang Taiwan, Taipei Langsung Mengutuk China

Kompas.com - 05/02/2021, 13:11 WIB
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen saat pidato kenegaraan di Taipei Guest House, Taipei, Taiwan, 20 Mei 2020. TAIWAN PRESIDENTIAL OFFICE via REUTERSPresiden Taiwan Tsai Ing-wen saat pidato kenegaraan di Taipei Guest House, Taipei, Taiwan, 20 Mei 2020.

TAIPEI, KOMPAS.com – Taiwan mengatakan, China telah menekan Guyana agar melarang Taipei mendirikan kantor dagang di negara tersebut.

Taiwan mengatakan, tekanan dari China tersebut menujukkan sifat jahat pemerintah China sebagaimana dilansir dari AFP, Jumat (5/2/2021).

Sebelumnya, Taiwan mengumumkan akan membuka kantor dagang di Guyana pada Kamis (4/2/2021).

Namun selang beberapa jam setelah pengumuman itu diutarakan, Kementerian Luar Negeri Guyana berujar bahwa pihaknya membatalkan pendirian kantor dagang Taiwan di negaranya.

Baca juga: Dikritik China, Guyana Langsung Batalkan Kantor Dagang Taiwan

Kementerian Luar Negeri Guyana beralasan, pihaknya berkomitmen pada hubungan diplomatiknya dengan China.

"Kami menyatakan ketidakpuasan dan kecaman bahwa pemerintah China telah kembali merundung dan menekan Taiwan di ruang internasional," kata Kementerian Luar Negeri Taiwan dalam sebuah pernyataan.

"Pemerintah China mengatakan satu hal tetapi melakukan hal lain yang hanya akan menonjolkan sifat jahatnya dan semakin menjauhkan orang-orang di kedua sisi,” imbuh kementerian itu.

AFP melaporkan, hanya ada 15 negara di dunia yang mengakui Taiwan sebagai negara yang demokratis dan memiliki pemerintahan sendiri.

Baca juga: Pertama di Era Biden, Kapal Perang AS Berlayar di Selat Taiwan

Di sisi lain, Beijing semakin meningkatkan tekanannya kepada Taipei sejak Presiden Taiwan Tsai Ing-wen berkuasa pada 2016.

Sejak 2016 pula, sebanyak tujuh negara telah mengalihkan pengakuannya dari Taiwan kepada China, lapor AFP.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X