Sempat Terhenti, Ini Tantangan Pengembangan Vaksin Corona AstraZeneca

Kompas.com - 01/11/2020, 22:26 WIB
Profesor Stephan Becker, ahli virus dari Universitas Marburg di Jerman DW IndonesiaProfesor Stephan Becker, ahli virus dari Universitas Marburg di Jerman

KOMPAS.com - Saat ini terdapat lebih dari 200 kandidat vaksin virus corona yang sedang dikembangkan di seluruh dunia.

Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya dianggap sebagai yang terdepan karena sudah mencapai uji klinis tahap 3.

Salah satu vaksin yang menarik perhatian khusus adalah vaksin Oxford ChAdOx1 atau juga dikenal AZD1222.

Vaksin dari perusahaan bioteknologi Vaccitech tersebut dikembangkan oleh perusahaan farmasi Inggris-Swedia AstraZeneca, bekerja sama dengan Universitas Oxford.

Baca juga: Pemerintah Jepang Godok RUU Vaksin Virus Corona Gratis

Respons kekebalan pada orang tua dan muda

The Guardian, dengan mengutip seorang pengembang vaksin yang tidak disebutkan namanya, melaporkan pada 27 Oktober bahwa penelitian terbaru menunjukkan vaksin "menghasilkan respons kekebalan pada orang tua begitu pun dengan yang muda".

Laporan itu menambahkan bahwa baik Universitas Oxford maupun mitra komersialnya AstraZeneca tidak akan merilis data dari uji coba awal yang menunjukkan efek positif, yang saat ini sedang dikirimkan ke jurnal peer-review.

Laporan itu juga menyebut bahwa AstraZeneca baru-baru ini membagikan temuannya pada pertemuan akademik tertutup.

Baca juga: Israel Mulai Uji Coba Kandidat Vaksin Covid-19 terhadap Manusia

Uni Eropa percepat peninjauan

Badan Pengawas Obat Eropa (European Medicines Agency atau EMA) telah memulai peninjauan terhadap AZD1222. Peninjauan ini menjadi yang pertama kalinya dilakukan oleh Uni Eropa untuk kandidat vaksin virus corona.

Mengingat situasi yang mendesak saat ini, maka peninjauan dilakukan dengan prosedur yang dipercepat. Untuk menghemat waktu, otoritas memeriksa data pengujian di saat yang bersamaan ketika data itu masih dikumpulkan.

Biasanya pengujian harus diselesaikan terlebih dahulu, baru setelahnya semua hasil pengujian diserahkan ke EMA sekaligus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Patung Emas Trump Muncul dengan Jas tapi Pakai Sandal Jepit

Viral Patung Emas Trump Muncul dengan Jas tapi Pakai Sandal Jepit

Global
Cerita Diplomat Rusia 34 Jam Pulang dari Korut Naik Troli, Didorong Sendiri

Cerita Diplomat Rusia 34 Jam Pulang dari Korut Naik Troli, Didorong Sendiri

Global
Reaksi Dunia: Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi dan Peran Putra Mahkota Arab Saudi

Reaksi Dunia: Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi dan Peran Putra Mahkota Arab Saudi

Global
Polisi Myanmar Berjam-jam Tembaki Pedemo Anti-Kudeta Militer

Polisi Myanmar Berjam-jam Tembaki Pedemo Anti-Kudeta Militer

Global
Biden Ungkap Pesan Terselubung dari Serangan Udara Pertama di Suriah

Biden Ungkap Pesan Terselubung dari Serangan Udara Pertama di Suriah

Global
Ini Isi Laporan Rahasia AS soal Pembunuhan Jamal Khashoggi, yang Tuding Pangeran MBS Pelakunya

Ini Isi Laporan Rahasia AS soal Pembunuhan Jamal Khashoggi, yang Tuding Pangeran MBS Pelakunya

Global
Arab Saudi Tolak Mentah-mentah Laporan Intel AS tentang Pembunuhan Jurnalis Khashoggi

Arab Saudi Tolak Mentah-mentah Laporan Intel AS tentang Pembunuhan Jurnalis Khashoggi

Global
Ini Sanksi AS kepada Arab Saudi dalam Kasus Pembunuhan Khashoggi

Ini Sanksi AS kepada Arab Saudi dalam Kasus Pembunuhan Khashoggi

Global
Laporan Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Menyetujui Pembunuhan Khashoggi

Laporan Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Menyetujui Pembunuhan Khashoggi

Global
Duta Besar Myanmar Desak PBB Lakukan 'Berbagai Cara' untuk Hentikan Kudeta Militer

Duta Besar Myanmar Desak PBB Lakukan "Berbagai Cara" untuk Hentikan Kudeta Militer

Global
Sri Lanka Akhirnya Izinkan Muslim Lakukan Penguburan Jenazah Covid-19

Sri Lanka Akhirnya Izinkan Muslim Lakukan Penguburan Jenazah Covid-19

Global
Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Global
Kasus Covid-19 di Kalangan Medis Kanada Naik Capai Lebih dari 60.000

Kasus Covid-19 di Kalangan Medis Kanada Naik Capai Lebih dari 60.000

Global
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kasus Flu 'Hilang' di AS

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kasus Flu "Hilang" di AS

Global
AS dan Uni Eropa Tegaskan Crimea Milik Ukraina

AS dan Uni Eropa Tegaskan Crimea Milik Ukraina

Global
komentar
Close Ads X