China Sebut Dokter Li Wenliang, Whistleblower Virus Corona, sebagai Martir

Kompas.com - 02/04/2020, 21:25 WIB
Warga China memberi penghormatan terakhir untuk Dr Li Wenliang, 7 Februari 2020. Dr Li merupakan salah satu orang yang mengeluarkan peringatan dini terkait bahaya virus corona, tetapi justru dibungkam polisi. JEROME FAVRE/EPA-EFEWarga China memberi penghormatan terakhir untuk Dr Li Wenliang, 7 Februari 2020. Dr Li merupakan salah satu orang yang mengeluarkan peringatan dini terkait bahaya virus corona, tetapi justru dibungkam polisi.

BEIJING, KOMPAS.com - Otoritas China disebut menyebut Li Wenliang, dokter di Wuhan yang menjadi whistleblower virus corona, sebagai martir.

Penyebutan itu diembuskan media pemerintah di tengah kabar salah satu kolega Li, Dokter Ai Fen, menghilang setelah mengungkapkan dirinya dibungkam karena membagikan informasi virus itu.

Li Wenliang, dokter 34 tahun yang berprofesi sebagai ophthalmologist di rumah sakit Wuhan, meninggal pada Februari karena terinfeksi virus corona dari pasiennya.

Baca juga: Polisi Minta Maaf atas Hukuman ke Dr Li Wenliang, Warganet: Pergilah Minta Maaf ke Kuburannya

Sebelum terpapar, dia sempat membagikan imformasi dan memperingatkan publik mengenai wabah ini, sebelum didatangi oleh penegak hukum.

Oleh otoritas berwajib, dia diminta untuk menandatangani surat pernyataan karena dianggap memberikan informasi tak benar beberapa pekan sebelum Wuhan dikarantina.

Oleh pejabat di ibu kota Provinsi Hubei itu, Li mendapat predikat sebagai "martir" karena keberanian, dedikasi, dan cepat dalam menanggapi.

Dalam keterangan CCTV di Weibo, namanya ada di antara 14 pekerja kesehatan Hubei yang terinfeksi Covid-19 dan meninggal karena penyakit itu.

Mengutip keterangan pejabat setempat, CCTV mengabarkan bahwa pekerja medis itu mengabaikan keselamatan sendiri dengan bertugas di garda depan.

Kemudian seperti berpacu dengan waktu, mereka bekerja siang dan malam untuk menjaga keselamatan dan kesehatan jiwa manusia sebelum akhirnya gugur.

"Salut! Selamat tinggal para pahlawan," kata pejabat tersebut sebagaimana diwartakan oleh Daily Mail Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Kolega Dokter Pahlawan Li Wenliang Meninggal karena Virus Corona

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Daily Mail
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X