Twitter Hapus Video Kontroversial Presiden Brasil yang Sindir Aturan Social Distancing

Kompas.com - 30/03/2020, 10:56 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro saat menghadiri pertemuan dengan para gubernur di Brasil, untuk menentukan strategi menangani wabah virus corona. Pertemuan dihelat di Brasilia, Brasil, 23 Maret 2020. Joedson Alves/EPA-EFEPresiden Brasil Jair Bolsonaro saat menghadiri pertemuan dengan para gubernur di Brasil, untuk menentukan strategi menangani wabah virus corona. Pertemuan dihelat di Brasilia, Brasil, 23 Maret 2020.

BRASILIA, KOMPAS.com - Dua tweet kontroversial yang diunggah Presiden Brasil Jair Bolsonaro dihapus Twitter pada Minggu (29/3/2020).

Pemimpin beraliran sayap kanan ini mengunggah beberapa video yang mencemooh aturan social distancing yang diterapkan pejabat-pejabatnya.

Bolsonaro menyindirnya dengan berbaur bersama para pendukungnya di jalan-jalan Brasilia, dan mendesak pejabat serta rakyat Brasil untuk tetap membuat perekonomian berjalan.

Baca juga: Hadapi Corona, Brasil Siapkan Stadion Timnas Jadi Rumah Sakit Darurat

Dua unggahan langsung dihapus Twitter, dan dicantumkan pemberitahuan berisi alasan unggahan diturunkan.

Twitter dalam sebuah pernyataan menerangkan bahwa mereka baru-baru ini memperluas aturan global tentang konten yang bertentangan dengan informasi kesehatan masyarakat dari sumber resmi.

Konten-konten yang dilarang adalah yang dapat menempatkan orang pada risiko lebih besar untuk tertular atau menularkan virus corona.

Baca juga: Patung Kristus Penebus Brasil Disinari Bendera Negara yang Terpapar Virus Corona

Dalam salah satu video yang dihapus, Bolsonaro memberi tahu seorang pedagang di jalan.

"Apa yang saya dengar dari orang-orang adalah bahwa mereka ingin bekerja."

"Apa yang saya katakan sejak awal adalah bahwa kita akan berhati-hati, orang-orang berusia di atas 65 tahun yang tinggal di rumah."

"Kami tidak bisa diam. Ada ketakutan karena jika Anda tidak mati karena penyakit itu, Anda kelaparan," ucap Bolsonaro.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rekannya Dihukum karena Dorong Kakek 75 Tahun, 57 Polisi Mundur

2 Rekannya Dihukum karena Dorong Kakek 75 Tahun, 57 Polisi Mundur

Global
Sebut 'Hari Besar' untuk George Floyd, Trump Picu Kontroversi

Sebut "Hari Besar" untuk George Floyd, Trump Picu Kontroversi

Global
Kasus Baru Covid-19 Meningkat, Jeddah Lockdown Lagi 15 Hari

Kasus Baru Covid-19 Meningkat, Jeddah Lockdown Lagi 15 Hari

Global
Gajah Makan Petasan Mati Berdiri, Pemerintah India Buru 3 Tersangka

Gajah Makan Petasan Mati Berdiri, Pemerintah India Buru 3 Tersangka

Global
[POPULER GLOBAL] PSK Banyak Dilupakan Saat Pandemi | Kontroversi Nasi Ambeng di Singapura

[POPULER GLOBAL] PSK Banyak Dilupakan Saat Pandemi | Kontroversi Nasi Ambeng di Singapura

Global
Upacara Memorial George Floyd Berjalan Damai, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman

Upacara Memorial George Floyd Berjalan Damai, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman

Global
Tanggapi Demo Black Lives Matters, Amerika Bersatu Serukan Persatuan Indonesia

Tanggapi Demo Black Lives Matters, Amerika Bersatu Serukan Persatuan Indonesia

Global
Intip Lebih dari 800 Rok Wanita, Pelaku 'Upskirting' Singapura Dipenjara

Intip Lebih dari 800 Rok Wanita, Pelaku "Upskirting" Singapura Dipenjara

Global
Curahan Hati Pekerja Seks di Tengah Pandemi Covid-19: Banyak Konsumen Melupakan Saya

Curahan Hati Pekerja Seks di Tengah Pandemi Covid-19: Banyak Konsumen Melupakan Saya

Global
Rasis, Remaja Kulit Hitam Di-bully Remaja Kulit Putih untuk Cium Sepatunya

Rasis, Remaja Kulit Hitam Di-bully Remaja Kulit Putih untuk Cium Sepatunya

Global
Usai Dipukuli dan Diusir Anaknya, Nenek Ini Diadopsi Pengusaha India

Usai Dipukuli dan Diusir Anaknya, Nenek Ini Diadopsi Pengusaha India

Global
Pemerintah Australia Siapkan Bantuan Tunai Rp 250 Juta untuk Warganya yang Ingin Renovasi Rumah

Pemerintah Australia Siapkan Bantuan Tunai Rp 250 Juta untuk Warganya yang Ingin Renovasi Rumah

Global
Pembunuh Berdarah Dingin Ini Santai Nikmati Kopi dan Rokok Usai Bantai Korbannya

Pembunuh Berdarah Dingin Ini Santai Nikmati Kopi dan Rokok Usai Bantai Korbannya

Global
Sampah Masker Berserakan di Pantai Hong Kong, Beberapa Hanyut ke Laut

Sampah Masker Berserakan di Pantai Hong Kong, Beberapa Hanyut ke Laut

Global
Merkel Tegaskan Tak Akan Maju untuk Kali Kelima

Merkel Tegaskan Tak Akan Maju untuk Kali Kelima

Global
komentar
Close Ads X