Trump: Paskah akan Jadi Puncak Jumlah Korban Covid-19 di AS

Kompas.com - 30/03/2020, 09:23 WIB
WASHINGTON, DC - 21 MARET: Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan di Ruang Sidang Singkat James Brady di Gedung Putih pada 21 Maret 2020 di Washington, DC. Dengan kematian yang disebabkan oleh koronavirus yang meningkat dan kekacauan ekonomi yang dapat diperkirakan, Senat bekerja pada undang-undang untuk paket bantuan $ 1 triliun untuk menangani pandemi COVID-19. T AFP/TASOS KATOPODISWASHINGTON, DC - 21 MARET: Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan di Ruang Sidang Singkat James Brady di Gedung Putih pada 21 Maret 2020 di Washington, DC. Dengan kematian yang disebabkan oleh koronavirus yang meningkat dan kekacauan ekonomi yang dapat diperkirakan, Senat bekerja pada undang-undang untuk paket bantuan $ 1 triliun untuk menangani pandemi COVID-19. T

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Minggu (29/3/2020) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan tingkat kematian tertinggi korban Covid-19 di AS mungkin akan terjadi saat Paskah.

"Paskah seharusnya menjadi puncaknya," kata Trump tentang hari besar umat Kristen yang jatuh pada 12 April tersebut.

"Pemodelan memperkirakan bahwa puncak dalam tingkat kematian kemungkinan akan tercapai dalam dua minggu."

"Setelah dua minggu seharusnya mulai turun, dan semoga sangat banyak dari titik itu," ujar Trump saat memberi pengarahan di Taman Mawar Gedung Putih.

Baca juga: Wabah Covid-19, Trump Batalkan Lockdown Kota New York

Pria 73 tahun itu juga mengatakan bahwa pemerintah memperpanjang aturan social distancing hingga 30 April untuk memperlambat penyebaran virus.

Di Negeri "Uncle Sam" virus corona telah menginfeksi lebih dari 140.000 orang dan merenggut lebih dari 2.400 nyawa.

"Tidak ada yang lebih buruk daripada mengumumkan kemenangan sebelum kemenangan dimenangkan."

"Sangat penting bagi setiap orang untuk mengikuti aturan," tegas Trump.

Baca juga: Trump Pesan Alat Tes Virus Corona dari Korea Selatan

Presiden ke-45 AS itu juga berharap negaranya sudah pulih sepenuhnya dari wabah virus corona pada 1 Juni.

Kemudian, Trump mengatakan pada Selasa (31/3/2020) akan ada pengumuman penting tentang rencana dan strategi pemerintah ke depannya.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Sengaja 'Topless' Saat Rapat via Zoom, Politisi Meksiko Buka Suara

Tak Sengaja "Topless" Saat Rapat via Zoom, Politisi Meksiko Buka Suara

Global
Ditanya soal Demo George Floyd dan Trump, PM Kanada Terdiam 22 Detik

Ditanya soal Demo George Floyd dan Trump, PM Kanada Terdiam 22 Detik

Global
Ini Cerita WNI di AS Saat Kerusuhan Demo Protes atas Kematian George Floyd

Ini Cerita WNI di AS Saat Kerusuhan Demo Protes atas Kematian George Floyd

Global
Pria Rohingya di Kamp Pengungsi Bangladesh Meninggal karena Covid-19

Pria Rohingya di Kamp Pengungsi Bangladesh Meninggal karena Covid-19

Global
Dokumen Bocor WHO Sebut China Terlambat Beri Informasi Penting Virus Corona

Dokumen Bocor WHO Sebut China Terlambat Beri Informasi Penting Virus Corona

Global
Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam Meninggal, Publik China Marah

Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam Meninggal, Publik China Marah

Global
Video Viral Remaja Aborigin Ditendang Polisi, Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan

Video Viral Remaja Aborigin Ditendang Polisi, Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan

Global
Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam karena Pengobatan Virus Corona Meninggal

Dokter di Wuhan yang Kulitnya Menghitam karena Pengobatan Virus Corona Meninggal

Global
Jika China Terapkan UU Keamanan, Inggris Siap Tampung 3 Juta Warga Hong Kong

Jika China Terapkan UU Keamanan, Inggris Siap Tampung 3 Juta Warga Hong Kong

Global
Mantan Presiden AS George Bush Komentari Peristiwa Tragis Demo Rusuh AS

Mantan Presiden AS George Bush Komentari Peristiwa Tragis Demo Rusuh AS

Global
Apa yang Terjadi dalam 30 Menit Momen Terakhir Hidup George Floyd?

Apa yang Terjadi dalam 30 Menit Momen Terakhir Hidup George Floyd?

Global
Aplikasi Pemantau Sosial Pasien Virus Corona di Rusia Timbulkan Amarah Warga

Aplikasi Pemantau Sosial Pasien Virus Corona di Rusia Timbulkan Amarah Warga

Global
Biden: Trump Sumber Masalah yang Semakin Meningkat

Biden: Trump Sumber Masalah yang Semakin Meningkat

Global
Sisha Bar di Jerman Langgar Aturan, Klaster Infeksi Baru Covid-19 Muncul

Sisha Bar di Jerman Langgar Aturan, Klaster Infeksi Baru Covid-19 Muncul

Global
Pakai Alkitab dan Berpose Depan Gereja, Trump Disemprot Pendeta Episkopal

Pakai Alkitab dan Berpose Depan Gereja, Trump Disemprot Pendeta Episkopal

Global
komentar
Close Ads X