Pengawas Sekolah dan Strategi Menjaga Kualitas Pendidikan di Tengah Pandemi

Kompas.com - 09/10/2020, 13:58 WIB
Pada masa pandemi, pengawas sekolah harus mengubah strategi dalam melakukan supervisi. Hal ini dilakukan agar kesinambungan kontrol mutu sekolah terus bergulir, tak ada alasan untuk tidak melakukan supervisi. DOK. TANOTO FOUNDATIONPada masa pandemi, pengawas sekolah harus mengubah strategi dalam melakukan supervisi. Hal ini dilakukan agar kesinambungan kontrol mutu sekolah terus bergulir, tak ada alasan untuk tidak melakukan supervisi.

Oleh: Nurhasni | Pengawas SMP Kabupaten Siak, Riau

KOMPAS.com - Pastinya kita berharap, kualitas pembelajaran di masa pandemi yang bertopang pada pembelajaran jarak jauh ( PJJ) tidak boleh mengalami stagnasi apalagi penurunan. 

Dalam hal ini, pengawas sekolah memiliki peran penting untuk memastikan kualitas pembelajaran bisa tetap terjaga meski dilakukan di tengah pandemi.

Seperti halnya pembelajaran, pandemi Covid-19 mengharuskan pengawas sekolah juga melaksanakan tugas supervisi secara jarak jauh.

Terkait hal ini, pengawas sekolah juga harus beradaptasi dan mengubah strategi dalam melakukan supervisi akademik.

Pengawas dituntut untuk mampu mendesain pada situasi nontatap muka. Hal ini dilakukan agar kesinambungan kontrol mutu sekolah terus bergulir sehingga tak ada alasan untuk tidak melakukan supervisi.

Baca juga: Psikolog: Jaga Kesehatan Mental Saat PJJ dengan 8 Cara Ini

Belajar dari Kabupaten Siak

Di Kabupaten Siak pembelajaran jarak jauh menggunakan berbagai cara seperti memanfaatkan daring yaitu Google Classroom, Zoom, WhatsApp Group (WAG), dan lainnya.

Selain daring, sekolah di Kabupaten Siak juga menggunakan luring untuk peserta didik yang tidak memungkinkan belajar secara online. Misalnya dengan mengunjungi peserta didik di rumah atau dengan membuat posko pengumpulan tugas.

Dalam implementasinya proses pembelajaran di Kabupaten Siak menggunakan kanal YouTube DSB (Disdikbud Siak Bedelau). YouTube DSB dikembangkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak bekerja sama dengan Tanoto Foundation.

Guru yang mengajar di kanal YouTube DSB merupakan utusan dari setiap kecamatan untuk semua mata pelajaran. Semua tugas guru dan proses pembelajaran kemudian dimuat di portal Siak Bedelau.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X