Seperti Ini Simulasi Belajar Tatap Muka di Sekolah untuk Zona Hijau

Kompas.com - 09/07/2020, 13:20 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Maaruf Amin meninjau kesiapan satuan pendidikan di Kota Sukabumi yang akan menerapkan pembelajaran tatap muka pasca-Covid-19. Dok. Disdik JabarWakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Maaruf Amin meninjau kesiapan satuan pendidikan di Kota Sukabumi yang akan menerapkan pembelajaran tatap muka pasca-Covid-19.

KOMPAS.com - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Ma’ruf Amin bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meninjau persiapan SMA Negeri (SMAN) 4 Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/7/2020), untuk pembelajaran tatap muka di sekolah.

Dinyatakan zona hijau, Mendikbud Nadiem mengatakan, sekolah di Jabar bisa menjadi contoh bagi satuan pendidikan lain di Indonesia dalam menyiapkan pembelajaran tatap muka di sekolah pada masa new normal.

"( Sekolah) ini bisa jadi contoh nasional. Bukan untuk SMA saja, tapi juga untuk SMP," ungkap Mendikbud dirangkum dari laman Disdik Provinsi Jabar.

Baca juga: 23 Sumber Belajar Rekomendasi Kemendikbud Selama Belajar dari Rumah

Sementara itu, Wapres Ma’ruf Amin menilai, kesiapan SMAN 4 Sukabumi dalam mempersiapkan pembelajaran tatap muka sudah sangat baik karena semua fasilitas telah menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, kata dia, SMAN 4 Sukabumi pun membuat inovasi khusus berupa boks plastik di meja siswa untuk meminimalisasi interaksi kontak fisik antara siswa dan guru.

Kelas akan terbagi atas 3 sif sehari

Simulasi belajar tatap muka di SMAN 4 Kota SukabumiDok. Disdik Jabar Simulasi belajar tatap muka di SMAN 4 Kota Sukabumi

Wapres juga memuji kebijakan sekolah terkait pembagian sif pembelajaran menjadi tiga waktu dengan jumlah 12 siswa per pembelajaran.

"Meski diizinkan dua sif, tetapi dengan memilih membagi tiga sif (pembelajaran) adalah langkah yang (lebih) hati-hati," ungkap Ma'ruf.

Baca juga: Info Lowongan Kerja BCA 2020 untuk Lulusan D3/S1

Ma'ruf mendorong para pemangku kebijakan agar terus berinovasi menjalani adaptasi kebiasaan baru (AKB) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Bukan hanya di sekolah. Di pasar, terminal, dan tempat orang berkumpul banyak juga perlu ada inovasi upaya pencegahan penularan (Covid-19)," imbaunya.

Seorang siswa mencoba duduk di meja belajar yang ditambahkan plastik di sekelilingnya di SMAN 4 Kota.Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/7/2020).KOMPAS.COM/BUDIYANTO Seorang siswa mencoba duduk di meja belajar yang ditambahkan plastik di sekelilingnya di SMAN 4 Kota.Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/7/2020).

Wapres dan Kemendikbud berharap SMAN 4 Sukabumi bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Belajar Bahasa Korea Gratis dari Korea Foundation, Uang Saku Rp 12 Juta

 


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X