Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Video Warga Israel Melarikan Diri di Bandara Ben Gurion Pascaserangan Iran

Kompas.com - 19/04/2024, 13:48 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi warga Israel melarikan diri di Bandara Ben Gurion akibat serangan Iran.

Adapun serangan Iran dilancarkan terhadap Israel pada Sabtu (13/4/2024) malam dan Minggu (14/4/2024) dini hari.

Serangan tersebut merupakan balasan atas serangan Israel pada 1 April 2024 yang menewaskan dua jenderal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

Kepala juru bicara militer Israel (IDF) Daniel Hagari menyebutkan, serangan melibatkan lebih dari 120 rudal balistik, 170 drone, dan 30 rudal jelajah.

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru dan tidak sesuai dengan konteks video sebenarnya.

Narasi yang beredar

Narasi soal warga Israel melarikan diri di Bandara Ben Gurion akibat serangan Iran disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

Video menampilkan orang-orang menuruni eskalator yang bergerak cepat kemudian terjatuh ke lantai dasar.

Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (15/4/2024):

Adegan ini merupakan adegan langka pelarian massal warga Israel di Bandara Ben Gurion!! Inti dari adegan ini adalah pesan yang ditujukan kepada mereka: “Itu bukan tanahmu, dan itu tidak akan pernah menjadi tanahmu, dan kamu tidak akan menikmati keamanan selama kamu tetap berada di dalamnya!”

Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Senin (15/4/2024), soal pelarian warga Israel di bandara Ben Gurion.akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Senin (15/4/2024), soal pelarian warga Israel di bandara Ben Gurion.

Penelusuran Kompas.com

Setelah ditelusuri, video itu tidak ada kaitannya dengan serangan Iran ke Israel. Sebab, video orang terjatuh dari eskalator terjadi di Roma, Italia.

Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan video identik ditemukan di kanal YouTube Global News dan Guardian News.

Eskalator yang dipadati orang di stasiun metro Roma rusak dan melaju dengan cepat, pada 23 Oktober 2018 malam. Akibatnya, orang-orang terjatuh dan mengalami luka serius.

Dilansir CNN, sebagian besar korban merupakan suporter sepak bola Rusia yang hendak menyaksikan pertandingan Liga Champions antara AS Roma dan CSKA Moskwa.

Sebanyak 24 orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Kesimpulan

Video eskalator rusak di stasiun metro Roma, Italia, pada 23 Oktober 2018, disebarkan dengan konteks keliru.

Video itu tidak terkait serangan Iran ke Israel, pada Sabtu (13/4/2024) malam dan Minggu (14/4/2024) dini hari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com