Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hoaks Uang Nasabah Hilang Berpotensi Timbulkan "Rush Money"

Kompas.com - 02/05/2024, 09:55 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Belakangan ini hoaks mengenai hilangnya saldo rekening nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di media sosial.

Pemerintah dituding menggunakan uang nasabah untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Direktur Digital Economy Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan, jika tidak diantisipasi, narasi tersebut akan berdampak buruk pada ekonomi.

Menurut dia, dampak yang dapat timbul yakni rush money atau penarikan uang tunai di bank secara serentak dalam skala besar.

"Ini yang sangat mungkin terjadi memang ada rush money. Ada penarikan uang secara besar-besaran," kata Nailul, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (30/4/2024).

Baca juga: [HOAKS] Uang Nasabah di Rekening BRI Hilang akibat Bansos Pemilu

Rush money pernah terjadi pada 1998 ketika krisis keuangan regional di Asia akibat utang masif swasta yang jatuh tempo.

Dikutip dari Bonus Demografi sebagai Peluang Indonesia dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi (2021), rush money muncul karena ketidakpercayaan pasar dan dunia usaha.

Menurut Nailul, hoaks hilangnya uang nasabah juga dapat menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap perbankan.

Apabila terjadi rush money, dampak berikutnya adalah penurunan likuiditas.

"Pasti likuiditas perbankan. Walaupun BRI baik secara likuiditas, tetapi ketika ada rush money akan menurunkan likuiditas," ujar Nailul.

Likuiditas merupakan posisi kas suatu perusahaan dan kemampuannya untuk memenuhi kewajiban jatuh tempo tepat waktu.

Ketika likuiditas suatu bank menurun, maka akan berdampak pula pada sahamnya.

Dampak ini tidak hanya merugikan perusahaan perbankan, tetapi berpengaruh terhadap perekonomian negara.

"Bisa dibilang ada dampak sistemik ketika kita hilang kepercayaan terhadap perbankan. Kalau mereka mengalami goncangan, otomatis ekonomi kita juga sedikit banyak kena," jelas Nailul.

Pentingnya edukasi

Hoaks yang menyasar nasabah BRI memakai narasi bernuansa politik. Dari sisi psikologi, emosi masyarakat mudah terpancing jika menyangkut salah satu kubu, program, atau kampanye dalam Pemilu 2024.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Warga Palestina Menyiksa Keledai yang Dicat Bendera Israel

[HOAKS] Warga Palestina Menyiksa Keledai yang Dicat Bendera Israel

Hoaks atau Fakta
Istri Noam Chomsky Bantah Kabar Kematian Sang Linguis Modern

Istri Noam Chomsky Bantah Kabar Kematian Sang Linguis Modern

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Undian Festival Idul Adha 2024 dari BRI

[HOAKS] Undian Festival Idul Adha 2024 dari BRI

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks Kylian Mbappe Promosikan Situs Judi, Simak Bantahannya

[VIDEO] Hoaks Kylian Mbappe Promosikan Situs Judi, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Polemik AI, Membantu atau Menggantikan Pekerjaan Manusia?

INFOGRAFIK: Polemik AI, Membantu atau Menggantikan Pekerjaan Manusia?

Data dan Fakta
Kemenag Bantah Akad Nikah Hanya Bisa Digelar pada Hari dan Jam Kerja

Kemenag Bantah Akad Nikah Hanya Bisa Digelar pada Hari dan Jam Kerja

Hoaks atau Fakta
Mengenal Lockheed F-117A Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Mengenal Lockheed F-117A Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Sejarah dan Fakta
Dukungan Che Guevara terhadap Pembebasan Palestina...

Dukungan Che Guevara terhadap Pembebasan Palestina...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Suporter di Spanyol Dipukuli Polisi karena Dukung Palestina

[HOAKS] Suporter di Spanyol Dipukuli Polisi karena Dukung Palestina

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Harga Beras di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain?

CEK FAKTA: Benarkah Harga Beras di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Elpiji 3 Kg Berisi Gas yang Dicairkan, Bukan Air Dingin

[KLARIFIKASI] Elpiji 3 Kg Berisi Gas yang Dicairkan, Bukan Air Dingin

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Angkatan Laut Rusia Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai Florida pada Juni 2024

[HOAKS] Angkatan Laut Rusia Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai Florida pada Juni 2024

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Angelina Jolie Bicara Genosida Srebrenica, Bukan Konflik Israel-Palestina

[KLARIFIKASI] Angelina Jolie Bicara Genosida Srebrenica, Bukan Konflik Israel-Palestina

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Erupsi Tangkuban Parahu | Rekaman CCTV Kasus Vina

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Erupsi Tangkuban Parahu | Rekaman CCTV Kasus Vina

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks soal Erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada 11 Juni

INFOGRAFIK: Hoaks soal Erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada 11 Juni

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com