Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta Serangan di Gedung Konser Moskwa: 11 Tersangka Ditangkap, 4 Diadili

Kompas.com - 25/03/2024, 17:35 WIB
Jawahir Gustav Rizal,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Korban tewas akibat serangan teroris di gedung konser dekat kota Moskwa, Rusia, pada Jumat (22/3/2024), bertambah.

Per Minggu (24/3/2024), korban tewas mencapai 137 orang, termasuk tiga anak-anak dan orang tua berusia sekitar 70 tahun.

Serangan berdarah itu menargetkan penonton konser band rock era Soviet, Picnic, di Crocus City Hall yang berkapasitas 6.200 kursi.

Video menunjukkan, setidaknya empat orang menembak serampangan sebelum masuk ke dalam gedung konser dan menembaki penonton.

Selain melepaskan tembakan, para teroris juga memicu peledak yang menimbulkan kebakaran besar di gedung tersebut. Beberapa korban tewas karena menghirup asap.

Berikut fakta terkini yang dihimpun Tim Cek Fakta Kompas.com dari berbagai sumber.

11 tersangka ditangkap, 4 diadili

Dilansir BBC, serangan di Crocus City Hall berlangsung sekitar 20 menit, sebelum para pelaku melarikan diri.

Anggota parlemen Rusia Alexander Khinshtein mengatakan, para pelaku melarikan diri dengan mobil Renault putih.

Polisi menghentikan kendaraan tersebut di wilayah Bryansk, sekitar 340 kilometer dari Moskwa, dan berhasil menangkap dua orang, sementara yang lainnya lolos.

Sekitar 14 jam setelah laporan penembakan, Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengumumkan, 11 orang telah ditangkap, termasuk empat orang yang "terlibat langsung".

Empat orang itu diseret ke pengadilan di Moskwa, pada Minggu (24/3/2024). Mereka adalah Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Murodali Rachabalizoda, Shamsidin Fariduni, dan Muhammadsobir Fayzov.

Keempat orang itu didakwa melakukan terorisme dan kemungkinan akan menghadapi hukuman penjara seumur hidup.

Kantor berita pemerintah Rusia, TASS, menyebutkan bahwa keempat pelaku berasal dari Tajikistan.

Tidak lama setelah serangan, Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS) mengeluarkan pernyataan melalui kanal Telegram dan menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pada Sabtu (23/3/2024), NIIS merilis foto empat orang bertopeng yang disebut sebagai penyerang Crocus City Hall. Mereka juga merilis rekaman eksplisit serangan tersebut.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

[HOAKS] Presiden Iran Selamat dari Kecelakan Helikopter

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

CEK FAKTA: Benarkah Oposisi Tak Lagi Dibutuhkan dalam Pemerintahan?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

[KLARIFIKASI] Isu Lama, Produk Bayi Mengandung Bahan Penyebab Kanker

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

[HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

[HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

[KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

[HOAKS] Modus Baru Mencampur Gorengan dengan Narkoba

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

INFOGRAFIK: Aturan Pelarangan TikTok di Berbagai Negara, Simak Alasannya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Kenaikan Tarif Listrik, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Toni Kroos dan Cerita Sepatu Istimewanya...

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru Terkait Video Helikopter Medevac AS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

[HOAKS] Penerapan Denda Rp 500 Juta pada Pengobatan Alternatif

Hoaks atau Fakta
Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Fakta-fakta Terkait Insiden Turbulensi Pesawat Singapore Airlines

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

[KLARIFIKASI] Konteks Keliru soal Video Ronaldo Sapa Suporter Timnas Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

[HOAKS] Video Detik-detik Helikopter Presiden Iran Jatuh

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com