Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KLARIFIKASI] Konten Satire, Jokowi Bicara Kenaikan Pangkat Prabowo Dibuat dengan AI

Kompas.com - 07/03/2024, 12:12 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar video Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tidak mengkritik penganugerahan pangkat istimewa untuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Sebagai konteks, Jokowi menganugerahkan pangkat istimewa kepada Prabowo dalam acara Rapim TNI-Polri di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Jakarta, pada 28 Februari 2024.

Kini, Prabowo resmi menyandang pangkat Jenderal TNI bintang empat.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video Jokowi meminta masyarakat tidak mengkritik kenaikan pangkat Prabowo adalah satire.

Suara Jokowi dalam video itu dihasilkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Narasi yang beredar

Video Jokowi meminta masyarakat tidak mengkritik kenaikan pangkat Prabowo dibagikan oleh akun Facebook ini dan akun TikTok ini.

Berikut narasi yang dibagikan:

Penjelasan Jokowi tentang kenaikan bintang 4 Bpk Jend Purnawirawan Prabowo

Dalam video itu, Jokowi meminta masyarakat untuk tidak protes terhadap kenaikan pangkat Jenderal TNI bintang empat untuk Prabowo.

Ia juga berjanji akan memberikan bintang kepada semua masyarakat Indonesia, yakni obat sakit kepala "Bintang Tujuh".

Satire, Jokowi minta masyarakat tidak protes kenaikan pangkat PrabowoScreenshot Satire, Jokowi minta masyarakat tidak protes kenaikan pangkat Prabowo

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek keaslian suara Jokowi dalam video tersebut menggunakan perangkat AI Voice Detector.

Perangkat itu dapat mendeteksi apakah sebuah suara atau audio dihasilkan oleh AI.

Hasil pemeriksaan AI Voice Detector menunjukkan, suara Jokowi dalam video itu terdeteksi 88,27 persen dihasilkan AI.

Hasil pemeriksaan AI Voice Detector untuk suara Jokowi bicara tentang kenaikan pangkat PrabowoScreenshot Hasil pemeriksaan AI Voice Detector untuk suara Jokowi bicara tentang kenaikan pangkat Prabowo

Pernyataan Jokowi dalam video itu juga berbeda dengan isi pidato yang ia sampaikan saat penganugerahan pangkat Jenderal TNI bintang empat kepada Prabowo.

Pidato asli Jokowi dapat disimak di video YouTube KompasTV yang diunggah pada 28 Februari 2024.

Kesimpulan

Video Jokowi meminta masyarakat tidak mengkritik kenaikan pangkat Prabowo menjadi Jenderal TNI bintang empat adalah satire.

Suara Jokowi dalam video itu dihasilkan oleh AI. Selain itu, pernyataan Jokowi dalam video tersebut juga berbeda dengan pidato asli.

Ucapan Jokowi tentang pemberian "Bintang Tujuh" (merek obat sakit kepala) untuk semua rakyat Indonesia, mengindikasikan bahwa konten AI itu dibuat dengan tujuan satire.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Putri Raja Yordania Jatuhkan Drone Iran

[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Putri Raja Yordania Jatuhkan Drone Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Konten dengan Narasi Keliru soal Kepanikan Warga Israel akibat Serangan Iran

[VIDEO] Konten dengan Narasi Keliru soal Kepanikan Warga Israel akibat Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Warga Israel Melarikan Diri di Bandara Ben Gurion Pascaserangan Iran

[HOAKS] Video Warga Israel Melarikan Diri di Bandara Ben Gurion Pascaserangan Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Drone Tersangkut Kabel Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

[VIDEO] Drone Tersangkut Kabel Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer Nevatim, Bukan Bandara Ben Gurion

[KLARIFIKASI] Video Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer Nevatim, Bukan Bandara Ben Gurion

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Penumpang di Bandara Ben Gurion pada 2022, Bukan Eksodus akibat Serangan Iran

[KLARIFIKASI] Foto Penumpang di Bandara Ben Gurion pada 2022, Bukan Eksodus akibat Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Pohon Terbakar Dekat Masjid Al-Aqsa pada 2021

[KLARIFIKASI] Video Pohon Terbakar Dekat Masjid Al-Aqsa pada 2021

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Truk Pembawa Senjata Iran Melintasi Perbatasan Suriah

[HOAKS] Foto Truk Pembawa Senjata Iran Melintasi Perbatasan Suriah

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

[VIDEO] Hoaks! Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

Hoaks atau Fakta
Beragam Video dengan Narasi Keliru Terkait Serangan Iran ke Israel

Beragam Video dengan Narasi Keliru Terkait Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Rusia Dukung Iran jika AS Terlibat

[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Rusia Dukung Iran jika AS Terlibat

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks soal Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

[VIDEO] Beredar Hoaks soal Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Lama Warga Israel Berlindung Saat Melihat Roket

[KLARIFIKASI] Video Lama Warga Israel Berlindung Saat Melihat Roket

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Tidak Terkait Penyitaan Kapal oleh Iran di Selat Hormuz

[KLARIFIKASI] Foto Ini Tidak Terkait Penyitaan Kapal oleh Iran di Selat Hormuz

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Tidak Benar McDonald's Pasang Poster Ucapan Selamat kepada IDF

[VIDEO] Tidak Benar McDonald's Pasang Poster Ucapan Selamat kepada IDF

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com