Penjelasan PBSI soal Status Magang Tontowi Ahmad di Pelatnas

Kompas.com - 19/05/2020, 14:45 WIB
Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad, mengembalikan shuttlecock ke arah lawan asal Malaysia dalam partai final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/7/2018). KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad, mengembalikan shuttlecock ke arah lawan asal Malaysia dalam partai final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/7/2018).

KOMPAS.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, memberikan penjelasan soal status magang Tontowi Ahmad di pelatnas.

Tontowi Ahmad menyatakan pensiun dan mundur dari pelatnas PBSI, Senin (18/5/2020) pagi WIB.

Selain pensiun, Tontowi Ahmad pada waktu yang bersamaan juga mundur dari pelatnas PBSI dengan status terakhir sebagai pemain magang.

Status pemain magang di pelatnas menjadi salah satu alasan Tontowi Ahmad pensiun meskipun bukan yang utama.

Dalam keterangannya, Tontowi Ahmad mengaku kecewa dan keberatan dengan keputusan PBSI menjadikannya pemain magang sejak awal 2020.

Tontowi Ahmad berharap kejadian serupa tidak terjadi kepada pemain lain, terutama yang sudah memberikan prestasi untuk Indonesia.

Keterangan Tontowi soal kekecewaan menyangkut status pemain magang di pelatnas PBSI bisa dibaca di sini: Baca juga: Tontowi Ahmad: PBSI Seharusnya Lebih Menghargai Pemain...


Menanggapi polemik ini, Susy Susanti memastikan keputusan PBSI mengubah status Tontowi Ahmad di pelatnas sudah dipertimbangkan dengan matang.

PBSI melalui surat keputusan (SK) mengubah status Tontowi Ahmad menjadi pemain magang di pelatnas berdasarkan penilaian sepanjang 2019.

Setelah ditinggal Liliyana Natsir pensiun, Tontowi Ahmad dipasangkan dengan Winny Oktavina Kandow dengan target bersaing di kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Tontowi/Winny gagal memenuhi ekspektasi itu karena prestasi terbaiknya dari 19 turnamen adalah mencapai perempat final.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber PBSI
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X