Tontowi Ahmad: PBSI Seharusnya Lebih Menghargai Pemain...

Kompas.com - 18/05/2020, 17:23 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Winny Oktavina Kandow saat melawan ganda campuran India, Satwiksairaj Rankireddy dan Ashwini Ponnappa pada babak pertama turnamen bulu tangkis Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019). Pasangan Tontowi Ahmad dan Winny Oktavina Kandow menang dengan skor 21-13 dan 21-11. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Winny Oktavina Kandow saat melawan ganda campuran India, Satwiksairaj Rankireddy dan Ashwini Ponnappa pada babak pertama turnamen bulu tangkis Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019). Pasangan Tontowi Ahmad dan Winny Oktavina Kandow menang dengan skor 21-13 dan 21-11.

KOMPAS.com - Tontowi Ahmad berharap PBSI ke depannya bisa lebih menghargai pemain yang sudah memberikan prestasi untuk Indonesia.

Hal itu diungkapkan Tontowi Ahmad setelah resmi pensiun dan mundur dari pelatnas PBSI, Senin (18/5/2020).

Tontowi Ahmad mundur dari pelatnas PBSI dengan status pemain magang.

Status pemain magang itulah yang menjadi salah satu alasan Tontowi pensiun meski bukan yang utama.

Baca juga: Tontowi Ahmad Ungkap Alasan Gantung Raket

Tontowi merasa keberatan dengan keputusan PBSI menjadikannya pemain magang di pelatnas sejak Desember 2019.

Tontowi tidak menyangka karena sepanjang 2019 merasa tampil baik bersama Winny Oktavina Kandow.

Pria yang kini berusia 32 tahun itu berharap kejadian serupa tidak terjadi ke pemain lain, apalagi yang sudah memberikan prestasi untuk Indonesia.

Baca juga: Resmi Gantung Raket, Tontowi Ahmad Bicara soal Puncak Prestasi

"Saya kaget dengan keputusan PBSI saat itu. Saya keberatan karena status magang biasanya untuk pemain junior yang mau masuk ke pelatnas," kata Tontowi.

"Tahun lalu saya baru dicoba dengan satu pasangan (Winny). Saya masih kompetitif dan bisa mengalahkan pasangan 10 besar dunia. Saya tidak sejelek itu untuk dibuang," ujar Tontowi.

"Saya sebenarnya tidak mau membahas ini lagi. Saya juga tidak dendam. Seharusnya, PBSI bisa lebih menghargai pemain," tutur Tontowi menambahkan.

Baca juga: Tontowi Ahmad Gantung Raket, Susy Susanti Angkat Bicara

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X