Target Pebulu Tangkis India Ini Rusak Gara-gara Pandemi Covid-19

Kompas.com - 10/05/2020, 18:40 WIB
Gatjra Piliang (kiri) dan Lakshya Sen (kanan) berfoto bersama usai bertanding pada babak kedua World Junior Championship 2017 di GOR Among Rogo, Yogyakarta. BOLASPORT.COM/SUSI LESTARIGatjra Piliang (kiri) dan Lakshya Sen (kanan) berfoto bersama usai bertanding pada babak kedua World Junior Championship 2017 di GOR Among Rogo, Yogyakarta.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra muda India, Lakhsya Sen, mengaku kecewa karena pandemi virus Corona alias Covid-19 telah merusak target peringkat dunia yang dia patok pada tahun ini.

Dilansir BolaSport.com dari Badminton Asia, Lakhsya Sen semula mengincar posisi 15 besar dunia.

Namun, hal tersebut sepertinya akan sulit dipenuhi karena turnamen-turnamen internasional ditangguhkan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) sampai akhir Juli mendatang.

Dengan begitu, ada banyak turnamen yang semestinya bisa menjadi lumbung poin bagi Sen batal digelar.

"Saya ingin bermain pada turnamen besar dan bersaing melawan pemain yang lebih baik dengan harapan bisa masuk ke peringkat 15 besar tahun ini," ucap Sen.

"Namun, kemudian semuanya berhenti tiba-tiba dan semua turnamen ditangguhkan," kata Sen lagi.

Baca juga: Tanpa Vaksin Virus Corona, Pebulu Tangkis India Ragu Turnamen Bisa Dilanjutkan

Lakhsya Sen wajar merasa kecewa.

Sebab, dia datang ke level senior pada tahun ini dengan predikat mantan pemain junior nomor satu dunia.

Sebelum pandemi Covid-19 datang, Sen sudah berhasil menembus posisi 30 besar dunia dengan menempati peringkat ke-27.

Di luar urusan peringkat, Sen juga berasal dari keluarga yang menggeluti bulu tangkis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X