Berstatus PDP, Pelatih Tunggal Putra Indonesia Alami Gejala Demam

Kompas.com - 24/03/2020, 15:20 WIB
Pelatih Kepala tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, berpose seusai menjalani konferensi pers pengumuman nama pelatih PBSI di pelatnas bulu tangkis, Cipayung, Jakarta, Rabu (4/1/2017). DELIA MUSTIKASARI/JUARA.NETPelatih Kepala tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, berpose seusai menjalani konferensi pers pengumuman nama pelatih PBSI di pelatnas bulu tangkis, Cipayung, Jakarta, Rabu (4/1/2017).

KOMPAS.com - Pelatih bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, yang kini berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona sempat mengalami gejala demam.

Hak ini diungkapkan dr. Octaviani, salah satu anggota tim dokter PBSI. Kini Hendry Saputra sedang berada di Rumah Sakit Pelni, Jakarta, untuk menunggu tes virus corona.

"Gejala awal yang disampaikan coach Hendry itu dia merasa demam, lemas, mual dan makanan tidak bisa masuk," kata Octaviani dikutip dari situs Badminton Indonesia.

"Setelah dilakukan CT scan, banyak flek di paru-paru kiri, sedangkan coach Hendry tidak ada riwayat paru-paru. Kami sampai sekarang masih menunggu swab test," ujar Octaviani menambahkan.

Baca juga: Dirawat di RS Pelni, Pelatih Tunggal Putra PBSI Dalam Status PDP

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto.

"Status Hendry Saputra masih negatif. Dia sekarang PDP. Sekarang kami menunggu rangkaian tes untuk bisa memastikan positif Covid-19 atau tidak," ujar Achmad Budiharto.

Gejala demam dialami Hendry Saputra tujuh hari setelah pulang dari Birmingham, Inggris.

Hendry Saputra termasuk ke dalam rombongan kontingen Indonesia yang mengikuti All England Open 2020.

Untuk itu, Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI, Bambang Roedyanto, dalam waktu dekat melaporkan status PDP Hendry Saputra ke BWWF.

"Kami akan laporkan ke BWF hari ini, karena Hendry merupakan salah satu dari anggota tim yang ke All England," kata Budiharto.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X