Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

HET Beras Akan Naik Bulan Depan, Ini Perincian Harganya

Kompas.com - 22/05/2024, 20:00 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Harga eceran tertinggi (HET) beras premium dan medium berpotensi naik bulan depan. 

Hal tersebut sehubungan dengan berakhirnya relaksasi HET beras yang sudah diberikan pemerintah sejak 10 Maret 2024 pada akhir bulan Mei 2024. 

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono menyampaikan, aturan mengenai ketetapan HET beras sedang disusun dalam Peraturan Badan Nasional (Perbadan).

Dilansir dari Kontan, Selasa (21/5/2024), ketetapan HET beras ditetapkan sesuai kebijakan relaksasi yang saat ini sedang berjalan. Berikut ini rinciannya: 

  • HET beras premium akan naik dari Rp 13.900-Rp14.800/kg jadi Rp 14.900-Rp 15.800/kg
  • HET beras medium akan naik dari Rp 10.900-Rp11.800/kg jadi Rp 12.500-Rp 13.500/kg.

“Sejauh ini angkanya (HET beras Mei 2024) masih sama dengan ketetapan perpanjangan relaksasi HET beras kemarin, termasuk untuk jenis beras medium,” ujar Maino.

Baca juga: Daftar Harga Sembako per Awal Mei 2024, Beras Terendah di Jawa Tengah

Penjelasan Bapanas

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan HET beras terbaru bersama kementerian dan lembaga lain.

Pihaknya beralasan, kenaikan HET beras dilakukan untuk menjaga petani dan peternak supaya HET beras tetap wajar.

“Kita harus jaga harga petani. Kita jaga NTP (nilai tukar petani) di atas 100. Wajar di petani, pedagang, dan konsumen,” ujar Arief kepada Kompas.com, Rabu (22/5/2024).

Ia menambahkan, penetapan HET beras selalu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika berkunjung ke pasar, mengecek gudang Badan Urusan Logistik (Bulog), dan mendatangi sawah.

Selain itu, pihaknya tidak ingin saat harga beras murah tapi di sisi lain membuat petani tidak berdaya.

Bapanas berupaya untuk menciptakan ekosistem yang baik supaya terjadi keseimbangan harga beras di hulu dan hilir.

“Pastinya tidak demikian (tidak ingin petani mati). HET satu paket dengan HPP (harga pembelian pemerintah) dengan mempertimbangkan agro input,” jelas Arief.

Baca juga: Kenapa Thailand Masih Bisa Ekspor Beras meski Dilanda El Nino?

Halaman:

Terkini Lainnya

Istilah 'Khodam' Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Istilah "Khodam" Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Tren
5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Tren
'Wine' Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

"Wine" Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

Tren
5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

Tren
Mengenal Pohon 'Penghasil' Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Mengenal Pohon "Penghasil" Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Tren
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Tren
Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Tren
NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

Tren
Gelombang Panas Serang Sejumah Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

Gelombang Panas Serang Sejumah Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

Tren
Kapan Tiket Konser Bruno Mars Bisa Dibeli? Ini Perkiraan Harga dan Cara Belinya

Kapan Tiket Konser Bruno Mars Bisa Dibeli? Ini Perkiraan Harga dan Cara Belinya

Tren
Warganet Mengeluh Kedinginan di Pagi Hari pada Musim Kemarau, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Warganet Mengeluh Kedinginan di Pagi Hari pada Musim Kemarau, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Tren
10 Suplemen yang Bisa Dikonsumsi untuk Memperpanjang Umur

10 Suplemen yang Bisa Dikonsumsi untuk Memperpanjang Umur

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com