Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Fakta yang Jarang Diketahui tentang Planet Neptunus, Sang Raksasa Es di Tata Surya

Kompas.com - 29/02/2024, 13:00 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Planet secara sederhana dapat didefinisikan sebagai benda langit berbentuk bola yang mengelilingi matahari.

Sebagaimana diketahui, terdapat delapan planet di sistem tata surya, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Salah satu planet yang paling unik adalah Neptunus, yang merupakan planet terjauh dari matahari sebagai pusat tata surya.

Baca juga: Alasan Pluto Dikeluarkan dari Daftar Planet Tata Surya, Mengapa?


Dirangkum dari beberapa sumber, berikut adalah sejumlah fakta menarik tentang planet Neptunus yang jarang diketahui:

1. Neptunus tidak memiliki permukaan padat

Dikutip dari laman NASA, Neptunus tidak memiliki permukaan padat. Atmosfernya sebagian besar terdiri dari hidrogen, helium, dan metana.

Ia meluas hingga ke kedalaman yang sangat dalam, perlahan-lahan menyatu menjadi air dan es-es lainnya yang mencair di atas inti yang lebih berat dan padat dengan massa yang kira-kira sama dengan Bumi.

Kurang lebih 80 persen atau lebih massa Neptunus terdiri dari cairan padat panas yang terdiri dari material "es" (air, metana, dan amonia) di atas inti kecil berbatu.

Baca juga: Mengapa Planet-planet di Tata Surya Berbentuk Bulat? Berikut Penjelasannya

2. Neptunus memiliki lima cincin

Neptunus memiliki setidaknya lima cincin utama dan empat busur cincin menonjol. Mulai dari urutan paling dekat planet adalah Galle, Leverrier, Lassell, Arago, dan Adams.

Sistem cincin Neptunus juga memiliki gumpalan debu aneh yang disebut busur. Empat busur menonjol bernama Liberté, Egalité, Fraternité, dan Courage berada di ring terluar.

Busur-busur tersebut aneh karena hukum gerak memperkirakan bahwa busur-busur tersebut akan menyebar secara merata dan bukannya tetap berkumpul.

Baca juga: Disebut sebagai Kembaran Bumi, Berikut 5 Fakta Menarik tentang Planet Venus

3. Nama Neptunus diambil dari dewa laut Romawi

Dilansir dari laman Orbital Today, nama planet ini diambil dari nama dewa laut Romawi, yakni Neptune (Neptunus).

Alasan di balik penggunaan nama dewa laut adalah karen planet ini dominan warna biru, serta ada tradisi penggunaan nama dewa Romawi kuno untuk menyebut planet.

Karena itu pula simbol astronomi dari planet Neptunus adalah versi trisula dari dewa Neptunus.

Baca juga: Dijuluki Planet Merah, Ilmuwan Temukan Langit Malam Mars Berwarna Hijau

4. Neptunus hampir memiliki nama lain

Pada 1846 ahli matematika dan astronom Perancis Urbain Le Verrier membuat perhitungan matematis yang memungkinkan untuk menentukan lokasi Neptunus di langit berbintang.

Urbain Le Verrier pernah ingin menamai planet ini dengan namanya sendiri. Sementara penemu resminya, astronom Jerman Johann Galle, lebih memilih nama Janus.

Halaman:

Terkini Lainnya

Jarang Diketahui, Ini Manfaat dan Efek Samping Minum Teh Susu Setiap Hari

Jarang Diketahui, Ini Manfaat dan Efek Samping Minum Teh Susu Setiap Hari

Tren
Pertamina Memastikan, Daftar Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Tak Lagi Dibatasi hingga 31 Mei 2024

Pertamina Memastikan, Daftar Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Tak Lagi Dibatasi hingga 31 Mei 2024

Tren
Benarkah Makan Cepat Tingkatkan Risiko Obesitas dan Diabetes?

Benarkah Makan Cepat Tingkatkan Risiko Obesitas dan Diabetes?

Tren
BMKG: Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 24-25 Mei 2024

BMKG: Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 24-25 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Ikan Tinggi Natrium, Pantangan Penderita Hipertensi | Sosok Pegi Pelaku Pembunuhan Vina

[POPULER TREN] Ikan Tinggi Natrium, Pantangan Penderita Hipertensi | Sosok Pegi Pelaku Pembunuhan Vina

Tren
8 Golden Rules JKT48 yang Harus Dipatuhi, Melanggar Bisa Dikeluarkan

8 Golden Rules JKT48 yang Harus Dipatuhi, Melanggar Bisa Dikeluarkan

Tren
Saat Prabowo Ubah Nama Program Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak

Saat Prabowo Ubah Nama Program Makan Siang Gratis Jadi Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak

Tren
Microsleep Diduga Pemicu Kecelakaan Bus SMP PGRI 1 Wonosari, Apa Itu?

Microsleep Diduga Pemicu Kecelakaan Bus SMP PGRI 1 Wonosari, Apa Itu?

Tren
Ilmuwan Temukan Kemungkinan Asal-usul Medan Magnet Matahari, Berbeda dari Perkiraan

Ilmuwan Temukan Kemungkinan Asal-usul Medan Magnet Matahari, Berbeda dari Perkiraan

Tren
5 Fakta Penangkapan Pegi Pembunuh Vina: Ganti Nama, Pindah Tempat, dan Jadi Kuli

5 Fakta Penangkapan Pegi Pembunuh Vina: Ganti Nama, Pindah Tempat, dan Jadi Kuli

Tren
Detik-detik Panggung Kampanye Capres di Meksiko Dihantam Angin, Korban Capai 9 Orang

Detik-detik Panggung Kampanye Capres di Meksiko Dihantam Angin, Korban Capai 9 Orang

Tren
Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Juni 2024, Ada 3 Tanggal Merah

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Juni 2024, Ada 3 Tanggal Merah

Tren
146 Negara yang Mengakui Palestina sebagai Negara

146 Negara yang Mengakui Palestina sebagai Negara

Tren
Kasus Kanker Penis Naik di Dunia, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Kasus Kanker Penis Naik di Dunia, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Tren
2 DPO Pembunuh Vina Belum Tertangkap, Berikut Ciri-cirinya

2 DPO Pembunuh Vina Belum Tertangkap, Berikut Ciri-cirinya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com