Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gejala Kanker Pankreas, Penyakit yang Diidap Rizal Ramli Sebelum Wafat

Kompas.com - 03/01/2024, 16:45 WIB
Verelladevanka Adryamarthanino ,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli tutup usia pada Selasa (2/1/2024) malam.

Dikutip dari Kompastv Selasa (2/1/2024) staf Rizal Ramli, Tri Wibowo Santoso mengatakan, sebelum meninggal dunia, Rizal Ramli sedang menjalani perawatan intensif di RSCM karena sakit kanker pankreas stadium 4.

Lantas, apa gejala dan penyebab kanker pankreas seperti yang diidap Rizal Ramli sebelum meninggal?

Baca juga: Rizal Ramli Meninggal Dunia di Usia 69 Tahun, Berikut Profilnya

Penyebab kanker pankreas

Ilustrasi pankreasMagic mine Ilustrasi pankreas

Dilansir dari Kompas TVkanker pankreas adalah jenis kanker yang berasal dari sel-sel pankreas, organ yang terletak di bagian atas perut dan memiliki dua fungsi utama, yaitu pencernaan dan pengaturan gula darah.

Penyakit ini dapat berkembang pada dua bagian utama pankreas, yaitu pankreas eksokrin dan pankreas endokrin.

Akan tetapi, yang paling umum adalah pankreas ensokrin.

Faktor risiko kanker pankreas

Ahli bedah onkologi, Jin He, M.D. Ph.D mengatakan, bahwa sebagian besar kanker pankreas tidak dapat dicegah.

Akan tetapi, faktor risikonya dapat dikurangi dengan cara menjaga berat badan tetap sehat, tidak merokok, dan membatasi asupan alkohol.

Kemudian faktor risiko lainnya termasuk pankreatitis kronis dan riwayat keluarga.

Berikut ini faktor penyebab kanker pankreas:

  • Merokok
  • Usia, risiko kanker pankreas meningkat seiring bertambahnya usia
  • Jenis kelamin, pria memiliki risiko sedikit lebih tinggi
  • Keturunan
  • Obesitas
  • Pankreatitis kronis
  • Diabetes tipe 2
  • Paparan asap rokok pasif

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, kanker pankreas merupakan penyebab kematian akibat kanker yang paling umum keempat di Amerika Serikat.

Baca juga: Apa Itu Kanker Pankreas seperti yang Dialami Jeong Chan-Young dalam Drakor Thirty Nine

Halaman:

Terkini Lainnya

Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup Mei 2024, Berikut Cara Daftarnya

Pendaftaran Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP Ditutup Mei 2024, Berikut Cara Daftarnya

Tren
Arkeolog Temukan Lukisan Kuno di Pompeii yang Terkubur Hampir 2.000 Tahun

Arkeolog Temukan Lukisan Kuno di Pompeii yang Terkubur Hampir 2.000 Tahun

Tren
Gedung Kemenhan Inggris Disemprot Cat Merah akibat Masih Dukung Persenjataan Israel

Gedung Kemenhan Inggris Disemprot Cat Merah akibat Masih Dukung Persenjataan Israel

Tren
Memiliki 'Vibes' Senada, Tata Kota Malang dan Bandung Disebut Dirancang oleh Satu Orang yang Sama, Benarkah?

Memiliki "Vibes" Senada, Tata Kota Malang dan Bandung Disebut Dirancang oleh Satu Orang yang Sama, Benarkah?

Tren
Kapan Siswa SD, SMP, dan SMA Se-Jawa Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran 2024? Ini Tanggalnya

Kapan Siswa SD, SMP, dan SMA Se-Jawa Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran 2024? Ini Tanggalnya

Tren
Kronologi KA Argo Semeru Tabrak Mobil yang Nekat Terabas Pelintasan di Madiun

Kronologi KA Argo Semeru Tabrak Mobil yang Nekat Terabas Pelintasan di Madiun

Tren
Imbas KRL Anjlok di Mangga Dua, KAI Berlakukan Rekayasa Rute Perjalanan

Imbas KRL Anjlok di Mangga Dua, KAI Berlakukan Rekayasa Rute Perjalanan

Tren
Gunung Berapi di Antarktika Memuntahkan Debu Emas, Senilai Rp 97 Juta dalam Sehari

Gunung Berapi di Antarktika Memuntahkan Debu Emas, Senilai Rp 97 Juta dalam Sehari

Tren
Penjelasan TNI soal Pengendara Mengaku Adik Jenderal Tabrak Mobil Warga

Penjelasan TNI soal Pengendara Mengaku Adik Jenderal Tabrak Mobil Warga

Tren
Ramai soal Kereta Cepat Whoosh Disebut Bocor hingga Air Menggenangi Lantai, KCIC Buka Suara

Ramai soal Kereta Cepat Whoosh Disebut Bocor hingga Air Menggenangi Lantai, KCIC Buka Suara

Tren
Duduk Perkara Taipan Vietnam Dijatuhi Hukuman Mati gara-gara Korupsi Rp 200 T

Duduk Perkara Taipan Vietnam Dijatuhi Hukuman Mati gara-gara Korupsi Rp 200 T

Tren
7 Cara Menghilangkan Bintik Hitam di Mukena, Bisa Pakai Bahan Rumahan

7 Cara Menghilangkan Bintik Hitam di Mukena, Bisa Pakai Bahan Rumahan

Tren
8 Efek Samping Kacang Mete Berlebihan, Jangan Kalap Saat Lebaran

8 Efek Samping Kacang Mete Berlebihan, Jangan Kalap Saat Lebaran

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 13-14 April 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 13-14 April 2024

Tren
[POPULER TREN] Wilayah yang Berpotensi Cuaca Ekstrem 12-13 April 2024 | Air Rebusan untuk Menurunkan Kolesterol Usai Lebaran

[POPULER TREN] Wilayah yang Berpotensi Cuaca Ekstrem 12-13 April 2024 | Air Rebusan untuk Menurunkan Kolesterol Usai Lebaran

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com