Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Resepsi Pernikahan Dikira Tempat Wisata, Turis Berebut Foto dengan Pengantin

Kompas.com - 25/10/2023, 10:30 WIB
Erwina Rachmi Puspapertiwi,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seorang perempuan asal Yogyakarta bernama Annisa Ria Gitanjali menceritakan pengalaman saat acara pernikahannya menjadi tempat wisata sejumlah turis atau wisatawan asing. 

Saat itu, perempuan yang biasa dipanggil Ria itu tengah melangsungkan resepsi pernikahan dengan pasangannya Hilmie Naufal Adi.

Pengalaman itu dia bagikan melalui video di akun TikTok @argtnjl pada Rabu (18/10/2023) yang kemudian menjadi viral.

Dia membagikan video saat sekumpulan turis asal luar negeri mendatanginya. Para turis itu meminta foto dengan Ria dan Helmie.

"Di saat nikahanmu jadi wisata bule bule," tulisnya.

Hingga Selasa (24/10/2023), video tersebut tayang sebanyak 517.900 kali, disukai 46.100 warganet, dan mendapatkan 259 komentar.

Baca juga: Kata Pemilik Usai Pernikahan Mewah Anjing Jojo dan Luna Dipersoalkan Disbud DIY dan Warganet


Turis penasaran dengan adat pernikahan

Ria menceritakan dia menikah dengan Hilmie pada 16 September 2023. Lokasi resepsinya di Ndalem Ngabean Resto & Butik, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

"Jadi, di venue itu kan ada resto ya, ternyata emang lagi ada kumpulan turis lagi lunch (makan siang) di sana," ceritanya kepada Kompas.com, Selasa (24/10/2023).

Rombongan wisatawan asing itu terdiri dari sekitar enam orang wanita dan empat pria paruh baya. Beberapa di antaranya itu berasal dari Belanda, Spanyol, dan negara lainnya.

Menurut Ria, lokasi pernikahan itu terdiri dari bangunan joglo tempatnya melangsungkan resepsi dan restoran bagi pengunjung. Kedua bangunan ini bersebelahan.

"Nah, pas proses resepsi, sebenernya turis ini katanya udah curious (penasaran) sama prosesi adatnya dari kejauhan," ujarnya.

Karena penasaran, kata dia, turis itu bahkan bertanya dengan beberapa orang di restoran tersebut untuk mengetahui acara pernikahan Ria.

Baca juga: Viral, Video Pernikahan di Kebun Binatang Gembira Loka, Bagaimana Ceritanya?

Halaman:

Terkini Lainnya

Kronologi Dua Pengunjung Ragunan Tertimpa Dahan Pohon, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Kronologi Dua Pengunjung Ragunan Tertimpa Dahan Pohon, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Tren
5 Fakta Pengemudi Fortuner Arogan Ditangkap, Ternyata Adik Pensiunan TNI

5 Fakta Pengemudi Fortuner Arogan Ditangkap, Ternyata Adik Pensiunan TNI

Tren
Dubai Banjir, KJRI Berikan Bantuan ke WNI yang Terjebak di Bandara

Dubai Banjir, KJRI Berikan Bantuan ke WNI yang Terjebak di Bandara

Tren
Rincian Harga Paket Layanan eSIM XL, Paling Murah Rp 40.000

Rincian Harga Paket Layanan eSIM XL, Paling Murah Rp 40.000

Tren
Warganet Soroti Persyaratan Rekrutmen PT KAI, Disebut Pakai Standar Tinggi

Warganet Soroti Persyaratan Rekrutmen PT KAI, Disebut Pakai Standar Tinggi

Tren
OJK Terbitkan Daftar 537 Pinjol Ilegal per 31 Maret 2024, Berikut Rinciannya

OJK Terbitkan Daftar 537 Pinjol Ilegal per 31 Maret 2024, Berikut Rinciannya

Tren
Perempuan Brasil Bawa Mayat dengan Kursi Roda ke Bank untuk Buat Pinjaman

Perempuan Brasil Bawa Mayat dengan Kursi Roda ke Bank untuk Buat Pinjaman

Tren
KAI Buka Rekrutmen Program Management Trainee 2024, Ini Syarat, Kriteria Pelamar, dan Tahapannya

KAI Buka Rekrutmen Program Management Trainee 2024, Ini Syarat, Kriteria Pelamar, dan Tahapannya

Tren
Kata Media Asing soal Gunung Ruang Meletus, Soroti Potensi Tsunami

Kata Media Asing soal Gunung Ruang Meletus, Soroti Potensi Tsunami

Tren
Dekan FEB Unas Diduga Catut Nama Dosen Malaysia di Jurnal Ilmiah, Kampus Buka Suara

Dekan FEB Unas Diduga Catut Nama Dosen Malaysia di Jurnal Ilmiah, Kampus Buka Suara

Tren
Apakah Info Penghasilan di Laman SSCASN Hanya Gaji Pokok? Ini Kata BKN

Apakah Info Penghasilan di Laman SSCASN Hanya Gaji Pokok? Ini Kata BKN

Tren
Terkenal Gersang, Mengapa Dubai Bisa Dilanda Banjir Besar?

Terkenal Gersang, Mengapa Dubai Bisa Dilanda Banjir Besar?

Tren
Dampak Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi di Sulawesi Utara Ditutup 3 Jam

Dampak Erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi di Sulawesi Utara Ditutup 3 Jam

Tren
Puncak Hujan Meteor Lyrids 21-22 April 2024, Ini Cara Menyaksikannya

Puncak Hujan Meteor Lyrids 21-22 April 2024, Ini Cara Menyaksikannya

Tren
Mengenal Apa Itu 'Cloud Seeding', Modifikasi Cuaca yang Dituding Picu Banjir di Dubai

Mengenal Apa Itu "Cloud Seeding", Modifikasi Cuaca yang Dituding Picu Banjir di Dubai

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com