Kompas.com - 11/04/2022, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Menjelang datangnya hari raya Idul Fitri atau Lebaran, masyarakat Muslim Indonesia yang bekerja di perusahaan atau instansi tertentu akan mendapatkan uang tunjangan hari raya atau yang dikenal sebagai THR.

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau THR yang dicairkan tahun ini harus dibayarkan secara penuh atau tidak dicicil seperti tahun kemarin.

Pemerintah pun membatasi waktu pencairan THR paling lambat 7 hari sebelum Lebaran tiba, sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/1/HK.04/IV/2022.

Meski demikian, sudah ada perusahaan yang mulai membayarkan uang THR para karyawannya jauh sebelum tenggat yang ditentukan.

Jika sudah mendapatkannya, bagaimana cara mengelola THR agar uang tunjangan ini bisa tepat guna?

Kepada Kompas.com, CEO ZAP Finance, Prita H. Ghozie, SE, MCom, GCertFP, CFP, QWP, AEPP, menjelaskan bebrrapa hal terkait pengelolaan uang THR ini.

Baca juga: Waktu Pencairan, Besaran, dan Posko Pengaduan Keluhan THR 2022

Tiga pos wajib THR

Prita menjelaskan uang THR ini utamanya harus dialokasikan ke 3 pos berbeda, yakni zakat dan sedekah, kebutuhan Lebaran, dan dana darurat.

Meski ibaratnya uang bonus, karena di luar dari gaji bulanan, bukan berarti kita bebas menggunakan uang ini untuk berbagai macam keperluan tanpa adanya kontrol.

Sedekah dan zakat

Bagi umat Muslim yang mampu, mereka memiliki kewajiban yang harus ditunaikan seusai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, yaitu zakat fitrah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.