Kompas.com - 17/10/2021, 11:30 WIB

KOMPAS.com - Turnamen badminton dua tahunan Thomas dan Uber Cup telah memasuki babak akhir partai final.

Di partai final Thomas Cup yang digelar pada Minggu (17/10/2021) pukul 18.00 WIB, Indonesia akan menantang juara bertahan China.

Sebelum ke partai final, Indonesia sukses menaklukkan perlawanan sengit dari tuan rumah Denmark dengan skor 3-1.

Tiga poin itu disumbang oleh Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, Jonatan Cristie, Fajar Alfian/M Rian Ardianto.

Dengan skor yang sama, Tim Thomas China juga berhasil mengalahkan Jepang.

Negara mana saja yang pernah menjuarai Thomas Cup maupun Uber Cup? Bagaimana dengan Indonesia?

Baca juga: Jadwal Final Thomas Cup 2020 Hari Ini: Indonesia Vs China!

Daftar juara Thomas Cup

Tim Indonesia saat berhasil meraih Piala Thomas 1984. Mereka merebut trofi dari genggaman RRT (Republik Rakyat Tiongkok).Tangkapan layar YouTube/Zoom Roemah Bhinneka Surabaya Tim Indonesia saat berhasil meraih Piala Thomas 1984. Mereka merebut trofi dari genggaman RRT (Republik Rakyat Tiongkok).

Sejak pertama digelar pada 1949, dominasi Indonesia dengan 13 kali juara belum terpatahkan, sedangkan China baru mencatatkan 9 kali juara.

Sayangnya, terakhir kali Indonesia mengangkat tropi Thomas Cup pada 2002 atau 19 tahun yang lalu.

Sepanjang gelaran Thomas Cup, baru ada 5 negara yang berhasil meraih juara. Denmark menjadi satu-satunya negara non-Asia yang mampu meraih tropi Thomas Cup.

Berikut daftar kampiun Thomas Cup:

  • Malaysia (1949, 1952, 1955, 1967,
  • Indonesia (1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002)
  • China (1982, 1986, 1988, 1990, 2004, 2006, 2008, 2010, 2012, 2018)
  • Jepang (2014)
  • Denmark (2016)

Baca juga: Sejarah Thomas Cup dan Uber Cup

Daftar juara Uber Cup

Sementara itu, China sukses menyabet juara Uber Cup setelah menundukkan Jepang dengan skor 3-1 pada Sabtu (16/10/2021).

Satu poin Jepang berasal kemenangan Akane Yamaguchi atas peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, Chen Yu Fei dengan skor 18-21 dan 10-21.

Untuk China, tiga poin disumbang oleh ganda putri Qing Chen/Jia Yi Fan, tunggal putri kedua He Bing Jiao, dan ganda putri kedua Huang Dong Ping/Li Wen.

Dengan raihan ini, China semakin mengokohkan namanya sebagai kampiun Uber Cup terbanyak dengan 15 tropi.

Indonesia sendiri baru mengoleksi tiga gelar juara Uber Cup pada 1975, 1994, dan 1996.

Tercatat hanya ada lima negara yang berhasil menjadi juara Uber Cup dan Amerka Serikat menjadi satu-satunya negara non-Asia.

Berikut daftar juara Uber Cup:

  • Amerika Serikat (1957, 1960, 1963)
  • Jepang (1966, 1969, 1972, 1978, 1981, 2018)
  • China (1984, 1986, 1988, 1990, 1992, 1998, 2000, 2002, 2004, 2006, 2008, 2012, 2014, 2016, 2020)
  • Indonesia (1975, 1994, 1996)
  • Korea Selatan (2010)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.