Kompas.com - 05/09/2021, 07:57 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dalam webinar yang diselenggarakan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu (10/10/2020). (Tangkapan Layar) KOMPAS.com/ELSA CATRIANAMenteri BUMN Erick Thohir dalam webinar yang diselenggarakan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu (10/10/2020). (Tangkapan Layar)
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma marah-marah terhadap pejabat salah satu bank BUMN di dua daerah karena dianggap menghambat pencairan program bantuan pemerintah.

Kemarahan Risma itu direkam video dan menyebar di media sosial hingga viral.

Salah satu video menunjukkan Risma meluapkan emosinya kepada salah satu bank milik negara di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Hal itu karena sejumlah warga belum menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan.

Baca juga: Erick Thohir soal Kemarahan Risma: Himbara Tak Bermaksud Menghambat Penyaluran Bansos

Risma juga kembali memarahi bank ketika berkunjung ke Provinsi Riau, setelah ia mengetahui pihak bank memblokir kartu penerima bansos untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Risma pun meminta pihak bank untuk membuka blokir itu.

“Banyak sekali, ini enggak jalan ini yakin aku. Kalau jalan, enggak mungkin segitu, enggak jalan, sudahlah percaya omonganku. Ayo taruhan ini, ayo taruhan Rp 100.000. Enggak jalan ini, masak 3.000 sama 5.000 (yang belum tersalur). Kalau jalan, enggak mungkin sebesar itu,” kata Risma dalam video tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Merespons kemarahan Risma, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa bank-bank BUMN atau Himpunan Bank Negara (Himbara) tidak akan menghambat proses penyaluran program bansos dari pemerintah.

Ia mengatakan akan mengecek langsung persoalannya seperti apa.

"Tapi saya yakinkan dengan segala kerendahan hati, Himbara sebagai bagian dari pemerintah tidak ada maksud untuk menghambat atau melakukannya," kata Erick kepada Kompas.com di Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2021).

Baca juga: Risma Marah karena Bank Blokir Kartu Penerima Bansos, Ini Kata Dinsos Riau

Erick mengatakan Himbara saat ini sudah memberikan kemudahan bagi UMKM dan korporasi dalam melakukan restrukturasi kredit hingga penyaluran pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama pandemi Covid-19..

Erick mengatakan, hingga saa ini, bank-bank BUMN sudah melakukan restrukturasi kredit UMKM dan korporasi Rp 470 triliun. (Sumber: Kompas.com/ Peulis: Ade Miranti Karunia | Editor: Yoga Sukmana)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.