Syarat Perjalanan Selama PPKM Level 4 yang Berlaku 3-9 Agustus 2021

Kompas.com - 03/08/2021, 16:03 WIB
Anggota Polresta Pekanbaru melakukan penyekatan dalam masa PPKM Level 4 di jalan lintas Riau-Sumbar, Jalan HR Soebrantas, salah satu akses keluar masuk Kota Pekanbaru, Riau, Senin (26/7/2021). KOMPAS.com/IDONAnggota Polresta Pekanbaru melakukan penyekatan dalam masa PPKM Level 4 di jalan lintas Riau-Sumbar, Jalan HR Soebrantas, salah satu akses keluar masuk Kota Pekanbaru, Riau, Senin (26/7/2021).

KOMPAS.com - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa dan Bali kembali diperpanjang mulai 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021 mendatang. 

Pengumuman perpanjang PPKM level 4 dilakukan Presiden Joko Widodo, Senin (2/8/2021). 

Selanjutnya, kebijakan PPKM juga diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Bagaimana aturan perjalanan selama PPKM Level 4 mulai 3-9 Agustus 2021? 

Baca juga: Aturan Perjalanan Darat, Laut, dan Udara Selama PPKM 3-9 Agustus

Kartu vaksin, PCR, dan rapid Antigen

Disebutkan dalam Inmendagri Nomor 27 Tahun 2021, pelaku perjalanan domestik dengan mobil pribadi, sepeda motor, dan transportasi umum jarak jauh baik pesawat udara, bis, kapal laut, dan kereta api harus memenuhi sejumlah syarat yang ditentukan.

Salah satunya harus dapat menunjukkan kartu vaksin dengan minimal vaksinasi dosis pertama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, bagi pengguna moda transportasi pesawat wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif dengan sampel diambil maksimal H-2.

Sedangkan bagi pengguna moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api, dan kapal laut harus dapat menunjukan hasil tes antigen dengan sampel diambil maksimal H-1.

Ketentuan ini hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke Jawa dan Bali.

Aglomerasi dan Jabodetabek

Ketentuan-ketentuan yang disebutkan di atas tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi sebagai contoh wilayah Jabodetabek.

Bagi sopir kendaraan logisik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Aturan tersebut juga mengatur sejumlah kegiatan dari berbagai sektor esensial, kritikal, peribadatan, budaya, dan sosial.

Aturan lengkapnya dapat diunduh di sini: Inmendagri Nomor 27 Tahun 2021.

Baca juga: Wapres: Diperlukan Koordinasi Gubernur DKI, Jabar, dan Banten dalam Penanganan Covid-19 di Wilayah Aglomerasi Jabodetabek

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.