[POPULER TREN] Saran Epidemiolog Soal Kasus Corona Jakarta | Skor 9 Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia

Kompas.com - 06/09/2020, 05:23 WIB
Populer Tren 6 September 2020 screenshootPopuler Tren 6 September 2020

KOMPAS.com - Kasus harian virus corona di DKI Jakarta masih tinggi. Bahkan menyentuh angka 1.000 dalam sehari.

Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan banyak pihak, tak terkecuali Gubernur DKI Anies Baswedan.

Dengan tingginya angka kasus itu, epidemiolog menyarankan agar pemerintah melakukan isolasi sebaik mungkin agar tidak terjadi penyebaran virus yang semakin meluas.

Selain kasus Covid-19 DKI, ada sejumlah berita lainnya di laman Tren yang mendapat perhatian pembaca.

Selengkapnya, berikut ini sejumlah berita populer di laman Tren sepanjang Sabtu hingga Minggu (6/9/2020) pagi:

1. Anies sebut DKI Jakarta mengkhawatirkan, ini saran epidemiolog

Pengguna kendaraan bermotor menggunakan masker saat melintasi rel kereta di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengguna kendaraan bermotor menggunakan masker saat melintasi rel kereta di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kondisi Ibu Kota saat ini mengkhawatirkan.

Sebab kasus infeksi virus corona di Jakarta dalam beberapa minggu terakhir mengalami peningkatan.

Laporan kasus harian Jakarta beberapa kali menyentuh angka 1.000.

Melihat situasi kasus Covid-19 di Ibu Kota, epidemiolog Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, apa yang terjadi di Jakarta saat ini mengindikasikan bahwa masih banyak kasus yang belum terdeteksi.

Selengkapnya mengenai kondisi DKI dapat disimak di sini: 

Anies Sebut Kondisi DKI Jakarta Mengkhawatirkan, Ini Saran Epidemiolog

2. Situasi RS saat kasus Covid-19 terus bertambah

Tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat menunggu pasien di ruang isolasi Rumah Sakit Dadi Keluarga, Kabupetan Ciamis, Jawa Barat, Selasa (14/07)ANTARA FOTO/Adeng Bustomi Tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat menunggu pasien di ruang isolasi Rumah Sakit Dadi Keluarga, Kabupetan Ciamis, Jawa Barat, Selasa (14/07)

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X