[HOAKS] Penambahan Peserta SKB CPNS 2020 di Lingkungan Kemendes PDTT

Kompas.com - 15/07/2020, 18:30 WIB
Tangkapan surat edaran tentang perubahan peserta yang lolos SKD dan melanjutkan SKB di Kemendes PDTT Twitter/@CPNSKemendesaTangkapan surat edaran tentang perubahan peserta yang lolos SKD dan melanjutkan SKB di Kemendes PDTT
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah surat edaran yang berisi tentang perubahan dan penambahan peserta seleksi CPNS 2019 yang lolos SKD dan berhak mengikuti SKB instansi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI beredar di sejumlah aplikasi percakapan.

Berikut adalah isi dari surat edaran tersebut:

"Berkenaan dengan surat keputusan Panitia Seleksi Nasional Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 No. B/327/M.SM.01.00/2020 tanggal 21 April 2020 perihal Perubahan Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Tahun 2019, maka dengan ini kami sampaikan data tambahan peserta yang lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dalam Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Instansi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (daftar nama terlampir)."

Namun, surat edaran tersebut dibantah oleh Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (Kemendes PDTT) melalui akun Twitter resminya di @CPNSKemendesa pada Rabu (15/7/2020).

Bantahan tersebut dituliskan dengan kata "PALSU" pada surat edaran yang tersebar.

Menurut Kemendes, edaran yang menjelaskan adanya perubahan dan penambahan peserta seleksi CPNS yang lolos SKD dan berhak melanjutkan ke SKB adalah tidak benar atau hoaks.

Konfirmasi Kompas.com

Saat dikonfirmasi terkait surat edaran ini, Kepala Bagaian Kepegawaian Setjen Kemendes PDTT Aditya Hendra Krisna menegaskan bahwa informasi di dalam surat tersebut tidak benar.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait konfirmasi kebenaran surat ini.

"Kami sudah cek dan koordinasikan dengan BKN, dan dapat dipastikan bahwa surat tersebut hoaks. Jadi tidak benar adanya," jawab Aditya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/7/2020) siang.

Pihak Kemendes PDTT juga mengingatkan kepada para peserta seleksi CPNS 2020 di lingkungannya untuk terus berhati-hati terhadap penipuan dengan modus surat palsu.

Para peserta diimbau untuk terus memantau informasi terbaru pada media sosial resmi atau laman resmi Kementerian dan/atau SCCN.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X