Kompas.com - 26/04/2020, 15:17 WIB
Ilustrasi latte art. shutterstock.com/Katsuyoshi+TanakaIlustrasi latte art.

KOMPAS.com - Kopi adalah minuman yang digemari berbagai kalangan. Kopi juga mudah disajikan, baik diseduh panas maupun diracik menjadi sajian es kopi yang menyegarkan.

Kandungan kafein dalam kopi juga bermanfaat sebagai stimulan untuk memengaruhi kinerja sistem saraf pusat.

Tak heran bila kopi bisa membantu seseorang terjaga dan meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, kopi juga mampu menangkal radikal bebas.

Meski demikian, konsumsi kopi berlebih juga bisa berdampak buruk pada asam lambung. Terlebih bila dikonsumsi dalam kondisi perut yang kosong.

Jika begitu, apakah kopi aman dikonsumsi selama bulan Ramadhan?

Baca juga: Perhatikan, Saat Sahur Tidak Disarankan Konsumsi Teh dan Kopi, Mengapa?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perhatikan jumlah asupan kopi

Ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta , Perdana Samekto mengatakan, kopi bisa meningkatkan asam lambung sehingga tidak disarankan bagi orang yang mempunyai penyakit maag.

"Minum kopi pada bulan puasa tidak apa-apa, namun pastikan setelah makan besar. Jangan langsung berbuka puasa dengan kopi," kata Samekto

Seperti diberitakan Harian Kompas (15/05/2019) dosis aman kafein dalam sehari adalah 400 miligram untuk orang dewasa.

Baca juga: Ada Virus Corona, Menperin Minta Pelaku Usaha Kopi Jualan via Online

Jumlah ini setara dengan 2-3 cangkir kopi hitam. Di bulan Ramadhan, dosis kafein bisa dikurangi hingga 200 miligram atau cukup 1 cangkir.

"Saya pribadi menyarankan konsumsi tidak lebih dari 3 cangkir. Idealnya 1-2. Saya rasa tidak ada perbedaan saat puasa atau tidak. Namun kalau kopi bisa mengganggu jam tidur (misalnya konsumsi di malam hari sehingga tidur berkurang) mungkin bisa jadi alasan untuk menurunkan konsumsi kopi jadi satu gelas misalnya," kata Samekto

Baca juga: Mengapa Minum Kopi Bisa Timbulkan Sensasi Ingin BAB?

Penting juga untuk memilih jenis kopi yang tepat.

Kopi tanpa kafein atau disebut juga kopi decaf adalah jenis kopi yang paling aman bagi lambung.

Kopi ini memiliki jumlah kafein yang sangat rendah. Sekitar 94 hingga 98 persen kadar kafein dari kopi jenis ini telah dihilangkan. Tentu saja rasanya akan berbeda jika dibandingkan dengan kopi biasa.

Baca juga: Kemenparekraf, Kemenperin, dan Tokopedia Dukung Industri Kopi Lokal

Perhatikan waktu minum kopi

Minum kopi lebih baik dilakukan satu atau dua jam setelah berbuka puasa dan makan berat. Hal ini dilakukan agar perut tidak mengalami iritasi.

Namun, perlu diatur juga agar tidak berdekatan dengan waktu tidur sehingga bisa terhindar dari gangguan sulit tidur.

Sebaiknya hindari minum kopi saat sahur agar tidak mengalami dehidrasi. Hal ini dikarenakan kopi memiliki sifat diuretik yang membuat produksi urine lebih banyak.

Ada baiknya sebelum dan sesudah minum kopi diikuti dengan minum air putih atau air mineral.

Air putih bermanfaat untuk menetralkan efek kafein dan menahan efek dehidrasi yang disebabkan oleh kopi.

Baca juga: Manfaatkan Kopi Instan Sisa Bikin Dalgona Coffee, Coba Resep Es Kopi Mocha Berikut


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X