Update Virus Corona di Dunia 1 April: 854.608 Kasus di 201 Negara, 176.908 Sembuh

Kompas.com - 01/04/2020, 07:02 WIB
Para pekerja Palestina bersiap untuk menyemprotkan disinfektan ke bangunan keagamaan di Ramallah, Tepi Barat, Palestina, pada 7 Maret 2020 sebagai bentuk pencegahan terhadap virus corona. REUTERS/MOHAMAD TOROKMANPara pekerja Palestina bersiap untuk menyemprotkan disinfektan ke bangunan keagamaan di Ramallah, Tepi Barat, Palestina, pada 7 Maret 2020 sebagai bentuk pencegahan terhadap virus corona.

Tunisia akan memperpanjang lockdown untuk menahan penyebaran virus corona selama dua minggu hingga 19 April mendatang.

Hal itu diutarakan oleh Presiden Tunisia Kais Saied pada Selasa (31/3/2020) kemarin.

Tunisia telah mengkonfirmasi 362 kasus virus korona dan sembilan kematian, juga sebelumnya telah memberlakukan lockdown selama lebih dari seminggu.

Hal itu guna mencegah orang-orang untuk meninggalkan rumah mereka kecuali membeli kebutuhan atau bekerja pada pekerjaan tertentu.

Baca juga: Simak, Ini 10 Cara Pencegahan agar Terhindar dari Virus Corona

Oman laporkan kematian pertama

Oman telah mengumumkan kematian pertamanya dari virus corona baru pada Selasa (31/3/2020), setelah jumlah kasus yang dikonfirmasi lebih dari dua kali lipat selama beberapa hari terakhir.

Kementerian Kesehatan Oman melaporkan bahwa seorang pria berusia 72 tahun telah meninggal karena Covid-19.

Pekan lalu, negara itu mengatakan menangguhkan semua penerbangan, baik domestik maupun internasional, kecuali untuk operasi kargo dan penerbangan ke Musandam, sebuah semenanjung Oman yang berbatasan dengan Uni Emirat Arab.

Negara ini juga telah melakukan berbagai upaya penahanan untuk mengekang penyebaran virus, termasuk melarang pertemuan publik, mengurangi staf di lembaga pemerintah dan menutup perusahaan pertukaran mata uang.

Baca juga: Hari-hari Terburuk Italia dan Spanyol akibat Virus Corona Belum Berakhir

Perancis laporkan kematian tertinggi dalam 24 jam

Seorang pasien yang terinfeksi virus corona dibawa dengan brankar oleh petugas medis Perancis sebelum diterbangkan menggunakan helikopter dari rumah sakit Strasbourg ke Pforzheim, Jerman, pada 24 Maret 2020.REUTERS/CHRISTIAN HARTMANN Seorang pasien yang terinfeksi virus corona dibawa dengan brankar oleh petugas medis Perancis sebelum diterbangkan menggunakan helikopter dari rumah sakit Strasbourg ke Pforzheim, Jerman, pada 24 Maret 2020.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X