Paru-Paru Jadi Organ Paling Terdampak Virus Corona

Kompas.com - 28/02/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Laporan otopsi yang diterbitkan dalam Journal of Forensic Medicine China edisi Februari, menyebutkan bahwa luka inflamasi terjadi pada paru-paru pasien.

Dalam laporan tersebut juga dituliskan bahwa kondisi tersebut memiliki fitur patologis yang mirip dengan yang disebabkan oleh sindrom SARS dan MERS. 

Keduanya berada dalam keluarga virus yang sama dengan Covid-19.

Baca juga: Viral WNI Terinfeksi Virus Corona Main Tik Tok di Rumah Sakit Taiwan

Otopsi ini dipimpin oleh seorang profesor di Huazhong University of Science and Technology, Wuhan, Liu Liang, menemukan bahwa fibrosis paru yang disebabkan oleh virus corona baru ini tidak seserius SARS. 

Akan tetapi, Covid-19 menyebabkan peradangan eksudatif, ketika cairan masuk ke dalam luka atau area peradangan, yang terlihat lebih jelas pada pasien virus ini. 

Para ilmuwan China mengatakan bahwa kondisi ini mungkin memiliki hubungan dengan singkatnya waktu antara diagnosis dan kematian.

Oleh karena itu, dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk memahami dampak dari Covid-19 ke organ-organ lainnya. 

Baca juga: Cerita Layanan Drive-Thru Pemeriksaan Virus Corona di Korea Selatan...

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X