Wisnu Nugroho
Pemimpin Redaksi Kompas.com

Wartawan Kompas. Pernah bertugas di Surabaya, Yogyakarta dan Istana Kepresidenan Jakarta dengan kegembiraan tetap sama: bersepeda. Menulis sejumlah buku tidak penting.

Tidak semua upaya baik lekas mewujud. Panjang umur upaya-upaya baik ~ @beginu

Editor's Letter untuk Ashraf, Indonesia Maju, dan Aksi Heroik 2 Siswa di Turi

Kompas.com - 24/02/2020, 09:12 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCKIlustrasi.

Apa kabarmu minggu ini? Semoga akhir bulan menambah semangat lantaran akan kembali terisinya rekening gaji kita.

Di beberapa perusahaan, akhir bulan Februari adalah saat pembagian bonus atas kinerja tahun 2019. Bagaimana di perusahaan tempatmu bekerja? Penantian akan kabar baik ini semoga ini menambah semangat baru.

Minggu lalu, kita diliputi duka mendalam atas meninggalnya Ashraf Sinclair. Meskipun kematian adalah kepastian, kapan dan bagaimana dia datang selalu menyisakan misteri.

Kematian Ashraf (40) yang merupakan suami penyanyi dan juri Indonesian Idol Bunga Citra Lestari ini menyadarkan soal pentingnya menjaga dan mencek kondisi kesehatan.

Bagaimana bisa, orang yang masih muda, bentuk tubuh ideal dan aktif berolahraga terkena serangan jantung?

Menurut para ahli, karena gaya hidup yang berubah, serangan jantung makin dini mengintai. Risiko untuk mereka yang berusia 40 tahun meningkat.

Karena semua organ vital kita tidak tampak, satu-satunya cara memastikan kondisi kesehatan kita adalah rutin melakukan medical check up.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di tempat saya bekerja, cek kesehatan ini dilakukan dua tahun sekali untuk yang sudah berusia di atas 35 tahun.

Tahun ini, saya dapat undangan untuk cek kesehatan ini setelah dua tahun terakhir saya diingatkan soal kolesterol sebagai faktor risiko gangguan kesehatan.

Doakan moga-moga kolesterol saya normal setelah serangkaian upaya. Tentu saja, saya juga berdoa buat kesehatanmu. Di atas apa pun, kesehatan adalah pijakan utama hidup kita.

Oya, seminggu terakhir, banyak hal terjadi juga. Karena kesibukanmu, saya coba pilihkan beberapa topik berita agar kamu tetap update.

Soal virus corona misalnya. Warga Indonesia di Singapura yang terinfeksi virus corona sudah dinyatakan sembuh.

Indonesia Negara Maju

Presiden Amerika Serikat Donald Trump AFP Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Dari Amerika Serikat, Presiden Donald Trump mengeluarkan Indonesia dari daftar negara berkembang. Trump tampaknya ngambek dengan daftar itu dan merasa dirugikan lantaran kompetisi tidak lagi adil.

Upaya Trump mengeluarkan Indonesia dari daftar negara-negara berkembang itu dilakukan lewat Kantor Perwakilan Perdagangan atau Office of the US Trade Representative (USTR) di Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO).

Kekesalan Trump terutama kepada China yang mendapat banyak keuntungan karena statusnya sebagai negara berkembang. Dalam perdagangan, tarif bea masuk barang dari negara berkembang lebih kecil dibanding negara maju.

Tidak hanya Indonesia, 24 negara lain juga akan dicoret dari daftar negara berkembang. Negara itu adalah Albania, Argentina, Armenia, Brazil, Bulgaria, dan China.

Kemudian ada Kolombia, Kosta Rika, Georgia, Hong Kong, India, Indonesia, Kazakhstan, dan Republik Kirgis.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.