Seleksi CPNS Akan Kembali Dibuka pada September 2020?

Kompas.com - 05/02/2020, 13:26 WIB
Para pegawai negeri di Kementerian Perindustrian. (Foto: Humas Kemenperin) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIPara pegawai negeri di Kementerian Perindustrian. (Foto: Humas Kemenperin)

KOMPAS.com - Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2019 telah memasuki fase tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara ( BKN), setelah SKD nantinya adalah tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kendati proses CPNS 2019 belum rampung secara keseluruhan, banyak yang mempertanyakan mengenai seleksi CPNS tahun 2020.

Saat dikonfirmasi terkait informasi adanya CPNS pada 2020, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono tak menampik adanya kemungkinan pembukaan keran CPNS pada 2020.

Paryono mengatakan, pembukaan CPNS 2020 kemungkinan akan digelar dalam beberapa waktu ke depan.

"Bulan September tahun ini (mungkin akan dibuka untuk CPNS 2020)," kata Paryono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (5/2/2020).

Namun, imbuhnya, hal tersebut masih harus dikaji secara mendalam.

Baca juga: SKD CPNS 2019, Ini Tips Memperoleh Passing Grade Tinggi dari BKN

Formasi CPNS 2020

Saat disinggung terkait dengan jumlah formasi dan instansi mana saja yang akan mengikuti CPNS 2020, pihaknya belum mengetahui secara pasti.

"Belum ada Permenpan-RB yang mengatur mengenai jumlah formasi dan rincian formasi yang akan diterima," papar dia.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Andi Rahadian.

Saat ini, imbuhnya, Kemenpan-RB masih fokus menyelesaikan pengadaan atau penerimaan CPNS 2019.

Pasalnya, menurut dia, saat ini CPNS 2019 baru memasuki fase tes SKD dan dilanjutkan tes SKB.

"Mungkin saja September 2020, tapi masih perlu pembahasan lanjutan," kata Andi menjelaskan.

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019 Kemenag di 13 Provinsi Belum Diumumkan, Ini Alasannya

Mengisi kekosongan

Lebih lanjut, penerimaan CPNS pada tahun 2020 prinsipnya adalah untuk mengisi PNS atau ASN yang sudah pensiun.

Tentunya, juga sesuai dengan kebutuhan dari kementerian-kementerian dan lembaga di pusat dan daerah.

Kemungkinan besar, formasi rekrutmen CPNS 2020 akan diisi oleh instansi yang tidak membuka seleksi CPNS 2019.

"Ya memang pada saat mereka (instansi) mengajukan penundaan untuk pembukaan CPNS 2019 kan kita memberikan surat persetujuan dan kita memang mendorong supaya untuk dibuka tahun ini. Contohnya adalah Kemenpar dan Ekonomi Kreatif," kata Andi.

Menurut dia, Kemenpar dan Ekonomi Kreatif menunda pelaksanaan CPNS 2019 karena adanya struktur baru yang masuk ke kementerian tersebut.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada semua instansi kementerian dan lembaga serta pemerintah provinsi dan kabupaten atau kota untuk menyampaikan kembali kebutuhan formasi untuk pelaksanaan CPNS 2020.

"Di daerah-daerah kan ada beberapa yang menyatakan tidak membuka seleksi penerimaan CPNS untuk tahun ini. Nah, untuk yang tidak membuka penerimaan CPNS pada tahun ini, kita minta untuk disampaikan kebutuhan formasinya untuk CPNS tahun 2020 sebagai bahan pertimbangan kita untuk menetapkan formasinya," terangnya.

Permohonan kebutuhan formasi tersebut, imbuhnya, sebagai bahan pertimbangan Kemenpan-RB untuk melengkapi kebutuhan formasi di setiap instansi.

Baca juga: Viral PNS yang Mengundurkan Diri Setelah 14,5 Tahun Mengabdi...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu dan Balita Terpisah di Hong Kong Akhirnya Bertemu di Surabaya, Ini Kisahnya

Ibu dan Balita Terpisah di Hong Kong Akhirnya Bertemu di Surabaya, Ini Kisahnya

Tren
Pidato di Wisuda Harvard, Ini yang Disampaikan Nadhira Afifa

Pidato di Wisuda Harvard, Ini yang Disampaikan Nadhira Afifa

Tren
6 Misteri tentang Virus Corona yang Belum Diketahui Sampai Saat Ini

6 Misteri tentang Virus Corona yang Belum Diketahui Sampai Saat Ini

Tren
Mahasiswi Indonesia Nadhira Afifa Terpilih Sampaikan Pidato di Wisuda Harvard

Mahasiswi Indonesia Nadhira Afifa Terpilih Sampaikan Pidato di Wisuda Harvard

Tren
Kabar Baik Indonesia Hari Ini: 102 Daerah Bebas Covid-19, Rupiah Menguat

Kabar Baik Indonesia Hari Ini: 102 Daerah Bebas Covid-19, Rupiah Menguat

Tren
Gelombang Kedua Corona Iran: 3 Hari Berturut-turut Laporkan 3.000 Kasus

Gelombang Kedua Corona Iran: 3 Hari Berturut-turut Laporkan 3.000 Kasus

Tren
5 YouTuber Indonesia dengan Konten Inspiratif Kuliah di Luar Negeri, dari Nadhira Afifa hingga Jerome Polin

5 YouTuber Indonesia dengan Konten Inspiratif Kuliah di Luar Negeri, dari Nadhira Afifa hingga Jerome Polin

Tren
Kabar Baik: Rekor 551 Pasien Covid-19 Sembuh Harian, Begini Perawatannya

Kabar Baik: Rekor 551 Pasien Covid-19 Sembuh Harian, Begini Perawatannya

Tren
7 Negara di Dunia yang Akan Buka Pariwisata, Indonesia Salah Satunya

7 Negara di Dunia yang Akan Buka Pariwisata, Indonesia Salah Satunya

Tren
12 Penumpang dari Doha Positif Covid-19, Yunani Setop Penerbangan dari dan ke Qatar

12 Penumpang dari Doha Positif Covid-19, Yunani Setop Penerbangan dari dan ke Qatar

Tren
INFOGRAFIK: Pandemi Covid-19, Arti Zona Merah, Oranye, Kuning dan Hijau

INFOGRAFIK: Pandemi Covid-19, Arti Zona Merah, Oranye, Kuning dan Hijau

Tren
Di Warung Berbagi, Bisa Makan Sepuasnya Tanpa Harus Membayar Saat Pandemi Covid-19

Di Warung Berbagi, Bisa Makan Sepuasnya Tanpa Harus Membayar Saat Pandemi Covid-19

Tren
Simak, Waktu Terbaik Saksikan Gerhana Bulan Penumbra Esok Pagi

Simak, Waktu Terbaik Saksikan Gerhana Bulan Penumbra Esok Pagi

Tren
[KLARIFIKASI] Benarkah Petugas Rapid Test Jarang Ganti Sarung Tangan dan Berisiko Tularkan Covid-19?

[KLARIFIKASI] Benarkah Petugas Rapid Test Jarang Ganti Sarung Tangan dan Berisiko Tularkan Covid-19?

Tren
Syarat Mengajukan Keringanan UKT Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri

Syarat Mengajukan Keringanan UKT Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri

Tren
komentar
Close Ads X